Bu Risma Bicara Sampah di Depan Pangeran Charles – Palu Ekspres
Daerah

Bu Risma Bicara Sampah di Depan Pangeran Charles

Wali Kota Tri Rismaharini memamerkan payung dari limbah bungkus deterjen ke hadapan Pangean Charles saat muhibah ke London, Inggris, pekan lalu. Dok Irvan Widyanto/Radar Surabaya

PALU EKSPRES, SURABAYA – Pemandangan berbeda tersaji di acara Car Free Day (CFD) di Taman Bungkul, Kota Surabaya, Jawa Timur Minggu (21/5).

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini hadir di tengah kerumunan warga yang sedang melakukan kegiatan di jalanan yang sengaja ditutup untuk aktivitas warga, Minggu pagi itu.

Pada kesempatan itu, Risma membuka acara jalan sehat yang digagas oleh Telkomsel.

Kehadiran Risma pun menjadi perhatian warga. Dalam sambutannya, Risma mengaku terkesan terhadap warga Surabaya. Dia pun meminta warga aktif menjaga lingkungan.  “Sebab tanpa kalian, Surabaya tak akan bisa menjadi kota yang sangat besar seperti sekarang ini,” jelasnya.

Bahkan, kata Risma, prestasi besar Surabaya juga sudah dikenal hingga mancanegara.

“Buktinya, kemarin aku disuruh bicara di hadapan Pangeran Charles di Inggris tentang keberhasilan kota Surabaya,” ungkapnya.

Risma mengaku, salah satu prestasi yang menarik perhatian pemerintah Inggris adalah tentang pengolahan sampah. Sebab, selama ini Surabaya dianggap berhasil mengolah sampah berkat partisipasi warga.

“Selama ini pengolahan sampah di Surabaya itu sudah sangat bagus. Pengolahan sampah kita sudah dikenal dunia,” beber wanita kelahiran Kediri ini.

Karena itu, ia meminta warga untuk mempertahankan prestasi tersebut.

“Makanya, jangan dikira pengolahan sampah itu sepele. Ini memiliki dampak besar bagi lingkungan. Kalau bukan karena pengolahan sampah, mana mungkin aku diundang Pangeran Charles? Nggak mungkin. Ini semua karena kalian (warga) semua,” lanjutnya yang disambut tepuk tangan warga.

Risma menjelaskan bahwa prestasi Surabaya yang lain adalah soal pemberdayaan lingkungan. Hal itu terbukti dengan banyaknya taman indah di kota Surabaya.

“Itu adalah salah satu contoh kebesaran kota Surabaya,” ujarnya sembari menunjuk Taman Bungkul yang berada tepat di sisi timurnya. Sebelum meninggalkan acara, ia mengaku bangga dengan antusiasme warga.

“Karena itu, aku nggak bakal kemana-mana. Aku bakal tetap di Surabaya. Padahal, aku bulan depan ada empat undangan jadi pembicara ke luar negeri. Tapi aku hanya ambil satu. Soalnya kalau aku ambil semua, malah nanti aku nggak kerja,” pungkasnya.

(gus/jay)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!