Daerah

Berkas Pemerkosa Anak Mentok di Kejari Donggala

Penyidik telah memohon dukungan kerjasama dalam kelengkapan berkas penyelesaian kasus kekerasan berupa pemerkosaan anak yang dilakukan oleh keluarga korban sendiri

PALU EKSPRES, PALU – Berkas perkara pemerkosaan anak 10 tahun yang ditangani Polres Donggala mentok di Kejaksaan Negeri (Kejari) Donggala.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Sulteng, Siti Norma Mardjanu menjelaskan, berkas perkara pemerkosaan anak 10 tahun yang terjadi di Desa Tompe Kecamatan Sirenja, Donggala itu dikembalikan pihak Kejari Donggala lantaran buktinya dianggap belum lengkap.

Untuk kepentingan pelengkapan berkas perkara, pihaknya kata Siti sudah ditemui penyidik Polres Donggala pada Kamis 7 September 2017.

“Penyidik telah memohon dukungan kerjasama dalam kelengkapan berkas penyelesaian kasus kekerasan berupa pemerkosaan anak yang dilakukan oleh keluarga korban sendiri,”kata Siti Norma Mardjanu.

Konsultasi penyidik menurutnya sekaligus juga untuk memohon DP3A dan Pusat Pelayanan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Sulteng untuk memberikan tenaga psycolog untuk memulihkan traumatik korban. “Kasus tersebut telah ditangani oleh orang tua kandung korban. Namun dampaknya si anak korban pemerkosaan mengalami traumatik,”jelasnya.

Sebagai pengurus P2TP2A Sulteng, Siti Norma Mardjanu menyatakan siap mendukung segala upaya penyidik untuk menuntaskan kelengkapan berkas perkara tersebut. Utamanya terkait permintaan dukungan dan rujukan korban kekerasan perempuan dan anak secara gratis.

“Tetapi harus melalui prosedur hukum yang berlaku. Yaitu perlu ada surat resmi dari pihak yang meminta dukungan atau rujukan,”demikian Siti.

(mdi/Palu Ekspres)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!