Belajar dari Kasus Novel, Segera Lakukan 3 Langkah Ini Saat Terkena Air Keras – Palu Ekspres
Kesehatan

Belajar dari Kasus Novel, Segera Lakukan 3 Langkah Ini Saat Terkena Air Keras

Novel Baswedan. Foto google image

PALU EKSPRES, JAKARTA – Menjadi korban penyiraman air keras, baik disengaja maupun tidak, jelas sangat tidak diinginkan semua orang. Sebab akibat dari aksi ini, bisa menyisahkan luka permanen atau cacat pada organ.

Seperti diketahui, belakangan ini, aksi kriminal menggunakan air keras cukup marak terjadi. Pelakuknya orang tak dikenal. Seperti yang terjadi dengan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan di masjid dekat kediamannya Selasa (11/4) kemarin.

Nah, untuk menghindari akibat yang lebih besar dari penyiraman air keras ini, dr.Teddy O.H Prasetyono Sp.BP-RE (K), mempunyai beberapa tips yang harus dilakukan di awal-awal ketika tersiram air keras.

Berikut langkah-langkahnya:

1. Segera basuh diri di bawah air mengalir saat terkena air keras.

“Segera manfaatkan air minum jika kejadiannya di mobil atau lari ke air keran yang mengalir untuk membilas diri selama sekitar lima menit,” katanya.

Membasuh di bawah air mengalir bertujuan untuk mengurangi bahan kimia yang masih ada di permukaan tubuh, sekaligus mengencerkan bahan kimianya.

“Konsep air mengalir sangat penting, jadi bukan merendam di air. Setelah itu segera ke rumah sakit,” kata Teddy.

2. Kalau korban jauh dari rumah sakit, untuk sementara lakukan penutupan bagian yang terkena air keras dengan plastik tipis (plastik wrap).

“Kalau bagian wajah yang terkena, tidak mungkin ditutup plastik, nanti sulit bernapas. Carilah Vaseline petroleum jelly dan oleskan ke bagian luka. Tujuannya untuk menjaga permukaan kulit terkontaminasi berlebihan,” katanya.

3. Setelah pemberian pertolongan pertama pasien harus segera dibawa ke rumah sakit untuk penanganan luka bakar selanjutnya. Menurut Teddy, penanganan yang tepat dapat mencegah kecacatan akibat kerusakan fungsi-fungsi tubuh.

“Cairan kimia sangat jahat karena kerusakan yang ditimbulkannya. Tujuan utama perawatan adalah mengembalikan fungsinya,” katanya.

(MS/Palu Ekspres)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!