Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Djarot Diusir Warga, Menteri Agama Kesal

19

PALU EKSPRES, JAKARTA – Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin angkat bicara terkait insiden pengusiran terhadap calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Djarot mendapat penolakan usai melakukan ibadah salat Jumat di Masjid Al-Atiq, Tebet.

Menurut Lukman, tidak sepatutnya masyarakat bersikap tak sopan kepada mantan Wali Kota Blitar tersebut. Pasalnya siapapun berhak melakukan ibadah.

“Apalagi masjid sebagai tempat kedamaian,” ujar Lukman usai menghadiri acara peresmian Masjid Raya Hasyim Asyari, Daan Mogot, Jakarta, Sabtu (15/4).

Karenanya, politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini meminta jangan lagi ada penolakan kepada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta. Sehingga Islam yang damai bisa terwujud di Jakarta.

“Islam itu agama damai jadi mari kita jaga bersama rumah ibadah, khusunya masjid-masjid,” katanya.

Sebelumnya, aksi tidak simpatik ditunjukkan beberapa jamaah Salat Jumat masjid Al-Atiq, Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan. Mereka mengusir calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat usai salat. Sejumlah jamaah meneriaki Djarot untuk segera angkat kaki.

Itu terjadi setelah Djarot menunaikan salat Jumat. Pasangan Cagub Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) itu sebenarnya sudah tidak lagi berada di area masjid. Namun, masih sangat dekat dengan tempat ibadah itu. Djarot sendiri tidak mau memperpanjang masalah, dia memilih untuk menjauh dari masjid.

(cr2/JPG/PE)

Komentar ditutup