Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Hangat Sambutan di Matelele, Manis Senyuman si Putri Bajo

9

 

PARIGI, PE – Calon Gubernur Sulawesi Tengah Nomor Urut 2, Longki Djanggola, Jumat, 11 September – Sabtu, 12 September 2015 bertandang ke sejumlah wilayah di Kabupaten Parigi Moutong. Kampanye tatap muka dan dialogis di mulai di Parigi lalu ke Ampibabo, Ongka Malino sampai Tinombo. Sebelum menunaikan Shalat, Longki sempat bertandang ke Matelele, Parigi Utara. Puluhan kepala keluarga berlari menyongsong Longki yang datang bersama Zalzulmida Aladin Djanggola. “Nalentoramo kami, Pak. Nasaemo tara nosintomu,” kata para ibu yang mengerubuti Longki dan Zalzulmida.

Ungkapan ini diucapkan warga dalam bahasa Tara, bahasa ibu masyarakat setempat yang artinya; “Kami sudah rindu, Pak. Lama tidak berjumpa.” Mereka menyambut hangat kedatangan mantan Bupati Parigi Moutong itu.
Sekitar 20 menit singgah di kampung itu, Longki dimintai warga untuk kembali memperbaiki jalan desa yang dibangun di zaman ia menjadi Bupati Parigi Moutong. Longki dengan senyum menanggapi semua keluhan warga dan ia menjawab; “Saya tidak akan melupakan warga Matelele. Saya akan selalu perhatikan.”

Setelah Jumatan di Masjid Binangga, Parigi Utara, Longki yang juga didampingi sejumlah elit partai Gerindra, PAN, PBB, PKB, Demokrat dan PDI Perjuangan meresmikan warung kopi gratis di Parigi Kota. Di Bantaya, Kota Parigi, Longki dan rombongan disambut pula oleh tidak kurang 300 warga. Pada kampanye tatap muka dan dialogis di Kelurahan di Tepi Teluk Tomini itu, Longki disuguhi pementasan drama tari bertajuk Putri Papu. Putri Papu adalah legenda yang hidup di kalangan masyarakat Suku Bajo di beberapa wilayah Nusantara dan Asia Tenggara.

Para gadis penari dengan menyunggingkan senyumnya menari dan bernyanyi di hadapan warga. Mereka bernyanyi mengisahkan ditemukannya Putri Papu di Teluk Bone setelah lama menghilang dari Tanjung Formosa, di Philipina. Putri Bajo inilah yang melanjutkan keturunan suku laut itu hingga menyebar ke seluruh dunia. Di akhir pementasan, tetua Suku Bajo dari Jaya Bakti, Pagimana, Banggai dan juga Pemimpin komunitas ini Moh. Yamin ‘Tado’ menyatakan dukungan pada Calon Gubernur Longki untuk kembali memimpin Sulteng lima tahun ke depan.

“Saya terharu mendapat dukungan dari masyarakat Bajo ini. Saya juga menyaksikan pementasan tadi dengan saksama. Saya terharu. Terima kasih. Terima kasih,” ungkap Longki. Ratusan orang kembali memadati tatap muka Longki dengan sejumlah relawan di Hotel Oktarian, Kelurahan Masigi. Relawan yang menamai diri sebagai ‘Relawan Sosial Longki’s’ itu malam itu pun dikukuhkan.

Sabtu pagi hingga siang, giliran masyarakat Ampibabo, Ongka Malino hingga Tinombo yang menyatakan dukungan pada Pasangan Nomor Urut 2, Longki Djanggola dan Sudarto. Ratusan masyarakat memadati kampanye tatap muka dan dialogis yang dihadiri Ketua DPD Partai Gerindra Sulteng ini. “Klaim banyak orang bahwa Longki tidak lagi didukung di Parigi Moutong, saya kira berbalik dengan kenyataan. Ini buktinya, semua kampanye tatap muka dan dialogis kita selalu dihadiri ratusan orang,” kata Anwar Ponulele, Ketua Koalisi Teruskan. (humas gerindra)

Komentar ditutup