Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Video Mesum Pelajar Beredar, Diduga Guru Penyebarnya

1.072

JAMBI, PE – Sebuah video mesum sepasang kekasih menghebohkan warga Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Jambi, Rabu kemarin.

Pasalnya, kedua pemeran dalam video tersebut adalah berstatus pelajar di salah satu sekolah menengah atas (SMA) sederajat di daerah tersebut.

Setelah ditelusuri, adegan dalam video tersebut memang diperankan siswi berinisial WT, dan kekasihnya DK yang berlainan sekolah.

Dalam video berdurasi sekira 3 menit itu, terlihat kedua pasangan ini seolah tak berbusana lagi.

Dalam adegan itu, keduanya terlihat sangat mesra dan saling cium. Kepada Jambi Independent (Jawa Pos Group) Rabu (21/3), WT dan DK malu-malu mengakui bahwa mereka lah yang ada dalam video tersebut.

Informasi yang beredar, ada dugaan tersebarnya video tersebut karena ulah seorang oknum guru honorer berinisial DN, salah satu guru di tempat WT bersekolah.

Diceritakan WT, awal mula tersebarnya video tersebut saat dia meminta bantuan kepada guru honorer DN untuk menginstal ulang laptopnya. Tak lama setelah laptopnya dikembalikan, tersebarlah rekaman video tak senonoh tersebut.

Bahkan, kini tak hanya di Rantau Rasau, rekaman itu juga mulai tersebar ke daerah lain. “Padahal sudah kami hapus videonya,” kata WT.

WT juga mengatakan, DN pernah menyatakan cinta terhadapnya, secara langsung maupun lewat pesan singkat. Saat ini WT hanya bisa berharap, pihak yang menyebarkan video dirinya tersebut bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya, dan diproses sesuai hukum.

Salah satu tokoh masyarakat yang ikut dalam menyelesaikan masalah tersebut mengatakan, kedua pasangan kekasih tersebut siap dinikahkan.

Namun pihak keluarga tetap meminta proses hukum dijalankan agar penyebar video bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolsek Rantau Rasau, AKP Gunawan, mengatakan terkait kasus tersebut pihaknya sudah mendatangi sekolah yang dimaksud. Namun, polisi belum menemukan video yang diduga diperankan sepasang pelajar tersebut.

“Kita memang ada dengar dan sempat razia di sekolah tersebut, cuma kita belum melihat yang katanya ada video mesum pelajar itu,” kata dia.

Menurutnya, saat ini polisi belum mengambil langkah-langkah hukum, sebab kebenaran dari video mesum sepasang pelajar belum dapat dipastikan apakah ada atau memang asli.

“Belum ada pihak-pihak yang kita panggil, karena sampai saat ini kita belum melihat video tersebut asli atau hanya rekayasa. Dalam kasus ini ada tiga hal yang harus kita perhatikan siapa pemerannya, yang merekamnya siapa dan siap yang menyebarkannya,” kata dia.

Kabar beredarnya video itu, awalnya terdengar saat Bupati Tanjab Timur, Romi Haryanto, saat membuka Musrenbang di Kecamatan Nipah Panjang, kemarin (21/3). Kata dia, sebelum ke Nipah Panjang, dia mampir ke salah satu sekolah menengah atas di Rantau Rasau.

Di sana dia mendapat kabar tersebut. Romi mengaku sudah meminta pihak sekolah, kades, dan camat untuk memberikan pendidikan dan penyuluhan soal kenakalan remaja, moral, dan kebangsaan.

“Kabar video salah satu siswa kita itu, semakin meyakinkan saya bahwa kita tengah krisis moral,” kata dia.

(Fajar/Jpnn/PE)

Komentar ditutup