Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Jenazah Hasyim Muzadi Akan Dimakamkan di Depok

67

MALANG, PE – Ummat Islam Indonesia kemabli kehilangan seorang tokoh Muslim terbaiknya. Kabar duka ini mengagetkan masyarakat, terutama kalangan Nahdatul Ulama.

Ulama kharismatik Nadhlatul Ulama (NU), Kiai Mustofa Bisri. Dilansir akun twitter-nya, pria yang kerap menulis puisi ini sangat kehilangan akan sosok almarhum.

“Innalillahi wainnailaihi rajiun. Kita kehilangan lagi seorang tokoh, mantan Ketum PBNU, KH. Hasyim Muzadi. Semoga husnul Khãtimah,” ungkapnya.

Kabar yang diterima, Hasyim Muzadi tutup usia sekitar pukul 06.15 WIB. Rencananya, jenazah akan dikebumikan di Pondok Pesantren Al Hikam, Beji, Depok, Jawa Barat. Jenazah bakal diberangkatkan dari Malang selepas zuhur.

Sebelumnya diberitakan, sehari sebelumnya, Rabu (15/3), mantan Ketua Umum PB NU itu sempat dijenguk Presiden Joko Widodo. Bahkan, kondisi Hasyim yang memang naik turun dikabarkan semakin membaik.

Jokowi membesuk mantan Hasyim di kediamannya, Jalan Cengger Ayam, Malang. Didampingi Ibu Negara Iriana, Jokowi mendoakan Hasyim agar lekas sembuh.

Dalam beberapa pekan terakhir, kondisi Hasyim yang merupakan anggota dewan pertimbangan presiden naik turun. Keluar masuk Rumah Sakit Lavalette, Malang. Senin (13/3) dia mendapat izin dirawat di rumah setelah masuk RS dua hari sebelumnya.

Jokowi tiba di rumah Hasyim pada pukul 09.50. Tidak seperti biasanya, dalam kunjungan kali ini, Jokowi tidak menggunakan pesawat kepresidenan Indonesia-1, melainkan Boeing 737-400 milik TNI-AU.

Presiden diterima istri Hasyim, Mutammimah, di ruang tengah rumah. Di ruangan tersebut juga ada Kepala RS Lavalette Abdul Rokhim serta Ketua Tim Medis dr Hariadi Moeljosoedirdjo SpPD. Abdul Rokhim memberikan gambaran tentang kondisi Hasyim kepada Jokowi sebelum masuk ke kamar untuk membesuk.

Namun nasib berkata lain. Kamis pagi, Hasyim meninggalkan kita semua. “Telah wafatm KH HAsyim Muzadi pagi, (16/3). Mari kita doakan almarhum diampuni kesalahannya, diterima amal bajiknya, berada di sisiNya. Al-faatihah…,” ujar Menteri Agama Lukman Hakim Saifuffin, Kamis pagi sekitar pukul 06.45 melalui kaun twitter resminya.

(byu/c5/ang/PE)

Komentar ditutup