Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Wow! Marcus/Kevin Dapat Bonus Rp 500 Juta dari Pemerintah

116

JAKARTA, PE – Juara ganda putra All England 2017, Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo akhirnya tiba kembali di Indonesia, Selasa (14/3) petang.

Pahlawan olahraga Indonesia itu disambut langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi serta jajaran pengurus bulu tangkis Indonesia.

Marcus/Kevin tiba di Bandara Soekarno-Hatta terminal 2E sekitar pukul 18.45 WIB. Setelah keluar dari pesawat, Marcus dan Kevin langsung menuju pintu keluar. Kevin langsung mendapatkan kalungan bunga dari Menpora Imam Nahrawi. Pasangannya Marcus dikalungi bunga oleh Wakil Ketua Umum II PP PBSI Lutfi Hamid.

Marcus/Kevin pun langsung disodori bonus Rp 250 juta untuk masing-masing. Sebuah pernyataan menarik datang dari Menpora. Imam mengatakan sebenarnya Marcus dan Kevin tak terlalu mengharapkan bonus tersebut.

“Saat saya menanyakan apakah mereka ingin bonus, keduanya bilang tidak. Tapi, karena ketulusan mereka itu, kami mewakili pemerintah tetap memberikan bonus,” ujar Imam di Bandara Soekarno-Hatta.

“Jumlahnya memang tak sebesar bonus emas Olimpiade, tapi kami harap cukup sebagai apresiasi akan prestasi yang mereka buat dan membanggakan nama Indonesia,” kata Imam.

Pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi, juga menerima apresiasi dari pemerintah sebesar Rp 100 juta.

Tak hanya awak media, para masyarakat dan pengunjung bandara juga terlihat berdesakan berusaha melihat prosesi penyambutan juara All England 2017 ini. Banyak masyarakat yang berusaha untuk bersalaman dan berfoto dengan mereka, tapi terhalang oleh pengamanan yang sangat ketat.

Keberhasilan Marcus/Kevin ini memang di luar prediksi PBSI. Sebab, pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto lah yang sebelumnya digadang-gadang meraih gelar dari All England 2017.

Namun Marcus/Kevin mampu membelokkan prediksi dan memenangi laga final dari pasangan Tiongkok, Li Junhui/ Liu Yuchen dengan dua game langsung 21-19, 21-14.

(dkk/rap/jpg/jpnn/PE)

Komentar ditutup