Bacaan Utama Masyarakat Sulteng
PT IMIP
PT IMIP

Untad Masuk 50 Besar PT dengan Publikasi Internasional Paling Produktif

125

PALU, PE – Rektor Untad Prof Dr Ir Muhammad Basir Cyio menyemangati  para  alumninya agar  optimistis bersaing di dunia kerja.

Pesan dan harapan itu disampaikan mantan Dekan Faperta Untad saat melepas 1.083 wisudawan dalam wisuda ke-86 Untad, Kamis 2 Maret 2017. Rektor mengatakan saat ini, Untad juga sudah punya nama di mata nasional maupun di mata dunia.

Salah satu peringkat terbaru yang diraih Untad, yakni posisi  50 besar sebagai perguruan tinggi terproduktif publikasi internasionalnya. Posisi ini  berdasarkan perangkingan yang  terindeks dalam dis-copus (semacam pangkalan data,red) versi  Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan  pada 2016 silam.

Untad berhasil meraih posisi itu dari 3.320 PT di Indonesia yang masuk dalam penilaian Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan.

“Ini hal yang tidak mungkin pula rasanya Untad bisa raih bila tanpa kebersamaan dan kekompakan,” tandas Rektor semringah.

Selain 50 besar versi Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan, Untad pun berhasil meraih posisi peringkat 21 dari 463 perguruan tinggi berbentuk universitas yang dinilai lembaga pemeringkat dunia 4International Colleges & Universities atau 4ICU.

“Dan, jauh panggang dari api, almamater kalian ini mampu bertengger di peringkat 18 dari 486 perguruan tinggi yang dinilai oleh pemeringkat webometri.org

Webometri.org adalah salah satu lembaga pemeringkat terkemuka lainnya, yang merilis peringkat perguruan tinggi berdasarkan empat katagori penilaian.  Yaitu Presence Rank, Impact Rank, Openness Rank, dan Excellence Rank.

Dua peringkat terakhir yang diraih Untad dirilis belum lama ini pada Januari 2017.
Karena itu rektor berpesan agar para mahasiswa tidak minder berinteraksi dengan berbagai lulusan perguruan tinggi di tanah air.

“Hasil-hasil capaian ini dengan mudah disaksikan oleh orang lain semudah membuka SMS di HP kalian. Semudah membuka chatting grup whatsApp android anda,” ujarnya.

Yang  terpenting  dalam persaingan itu kata rektor, mampu menjaga identitas pembeda sebagai alumni Untad.

Pembedaan yang dimaksud kata rektor bukan bermakna ekslusivitas atau membatasi diri dalam pergaulan. Namun, mampu menumbuhkan rasa harkat dan kepercayaan diri.

“Dari sanalah kemampuan membawa diri bagi seorang  alumni Untad akan terefleksi sebagai salah satu modal besar dalam kehidupan,” demikian rektor.  Ini adalah wisuda gelombang pertama dari enam gelombang yang dijadwalkan Untad mulai 2017 ini.

(mrs/Palu Ekspres)

Komentar ditutup

%d blogger menyukai ini: