Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Ini Harapan Gubernur pada LDII Sulteng

154

PALU, PE – LDII adalah organisasi keagamaan dan mitra pemerintah. Lembaga dakwah ini adalah aset pemersatu bangsa yang dapat memberikan pencerahaan keagamaan kepada umat Islam.

Demikian disampaikan Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola saat membuka Musyawarah Wilayah IV Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Tengah, bertempat di salah satu hotel Palu, beberapa waktu lalu.

Pembukaan Muswil LDII dianggap Longki merupakan salah satu agenda kegiatan yang cukup penting, sehingga dirinya memaksakan diri untuk hadir, meskipun baru saja menghadap Wakil Presiden di Sulawesi Selatan dalam rangka membicarakan keputusan hasil BKPRS di Provinsi Sulawesi Barat.

Gubernur berharap LDII juga diharapkan dapat membentuk watak, jiwa dan akhlakul karimah sebagai modal generasi bangsa dan umat dalam membentengi pengaruh negative dari arus globalisasi dan transformasi informasi.

Menurut Gubernur, optimaslisasi peran aktif lembaga keagamaan memiliki arti strategis yang dikaitkan dengan perannya sebagai pressure group, sangat efektif sebagai penyerap aspirasi masyarakat.

Kedudukan DPW-LDII Sulawesi Tengah selaku Pembina umat Islam diharapkan terus melakukan peningkatan sumber daya manusia, sumber daya organisasi serta kemandirian lembaga itu sendiri, sebagai organisasi yang berorientasi pada pembinaan umat Islam sesuai fungsi dan perannya.

“Saya yakin, melalui Muswil DPW-LDII Sulawesi Tengah yang keempat ini, mampu menciptakan arah dan program kerja yang tepat sasaran, dan melahirkan kepengurusan yang bertanggung jawab serta berjiwa tulus dan ikhlas, tangguh serta mampu membawa LDII lebih maju dengan penuh kearifan ditengah umat Islam,“ hemat Gubernur.
Hadir pada kesempatan itu, Ketua Umum DPP LDII, Prof. KH, Abdullah Syam, Unsur Forkopimda Sulawesi Tengah, perwakilan Bupati/Walikota se-Sulawesi Tengah, Majelis Dakwah Indonesia Provinsi Sulteng, MUI Sulteng serta lembaga terkait lainnya.

(HUM)

Komentar ditutup