oleh

Maret 2020, Begini Ketimpangan Pengeluaran Penduduk di Sulteng

PALU EKSPRES, PALU– Tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Sulawesi Tengah yang diukur oleh gini ratio pada Maret 2020, adalah sebesar 0,326. Angka ini mengalami penurunan sebesar 0,001 poin jika dibandingkan dengan gini ratio Maret 2019 yang sebesar 0,327. Artinya, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk di daerah ini mengalami perbaikan tipis.
Sementara itu, jika dibandingkan dengan gini ratio September 2019 yang sebesar 0,330, angka ketimpangan pengeluaran penduduk pada Maret 2020 turun lebih banyak yaitu 0,004 poin. Artinya, mengalami perbaikan signifikan.
Namun secara umum, nilai gini ratio Sulawesi Tengah selama periode Maret 2016 hingga Maret 2020 terus mengalami fluktuasi. Pada Maret 2016 hingga September 2018 nilainya cenderung menurun. Kondisi ini menunjukkan bahwa selama periode Maret 2016 hingga September 2018 terjadi perbaikan pemerataan pengeluaran di Sulawesi Tengah, kata Kepala BPS Sulteng Dumangar Hutauruk yang disiarkan melalui chanel Youtube BPS Sulteng, Rabu (16/7/2020).
Sedangkan pada periode September 2018 hingga September 2019 nilai gini ratio mengalami relatif sedikit peningkatan dan kembali menurun pada periode September 2019 hingga Maret 2020.
Berdasarkan daerah tempat tinggal kata Dumangar, gini ratio di daerah perkotaan pada Maret 2020 adalah sebesar 0,334, turun sebesar 0,001 poin dibanding Maret 2019 yang sebesar 0,335. Selanjutnya, turun sebesar 0,005 poin dari September 2019 yang sebesar 0,339.
Untuk daerah perdesaan, pada Maret 2020 gini ratio adalah sebesar 0,295 naik 0,008 poin dibanding Maret 2020 yang sebesar 0,287 serta naik 0,003 poin dibanding September 2019 yang sebesar 0,292.
Dumangar menambahkan selama periode Maret 2019 Maret 2020, nilai gini ratio Sulawesi Tengah termasuk yang terendah dibanding provinsi lain di Sulawesi. Pada Maret 2020, dengan nilai gini ratio sebesar 0,326. Hal ini menempatkan Sulawesi Tengah pada urutan ke-10 terendah se-Indonesia. Demikian juga untuk wilayah perkotaan dan perdesaan, nilai gini ratio perkotaan dan pedesaan di Sulawesi Tengah selama periode tersebut selalu yang terendah.
Dibanding dengan gini ratio nasional pada Maret 2020 yang sebesar 0,381, hanya Provinsi Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Utara yang memiliki nilai gini ratio lebih rendah. Kondisi ini masih sama jika dibandingkan dengan kondisi September 2019, kata Dumangar. (fit/palu ekspres)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed