oleh

Kemenag Sulteng Edukasi Kepala MA Se-Kabupaten Donggala

PALU EKSPRES, DONGGALA– Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan diskusi grup tingkat Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Donggala, Sabtu (27/6/2020), di Madrasah Aliyah Nahdatul Khairaat Labuan, Kabupaten Donggala.
Kegiatan yang diikuti 20 orang Kepala MA sebagai persiapan pembelajaran di tatanan normal baru, dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Donggala, H. Rusdin didampingi oleh Kabid. Pakis dan Penmad Kanwil Kemenag Sulteng, H. Gasim Yamani.
Kepala Kantor Kementerian Agama Donggala Rusdin dalam sambutannya mengatakan mengatakan proses balajar mengajar pada madrasah dapat dilaksanakan dengan tatap muka, dengan ketentuan daerah di mana lembaga pendidikan tersebut berada, telah ditetapkan sebagai daerah status zona hijau oleh gugus tugas percepatan penanganan Covid-19.
“Kemudian adanya izin dari Pemerintah Daerah, Dinas Pendidikan Provinsi, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, Dinas Pendidkan Kabupaten/Kota dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten /Kota setempat,” kata Rusdin.
Ketentuan tersebut lanjutnya, menindaklanjuti keputusan bersama empat menteri, yaitu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri, tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Tahun Ajaran 2020/2021 dimasa pandemi Covid-19 dan panduan kurikulum darurat pada madrasah.
Di tempat yang sama, Kepala Bidang Pakis dan Penmad Kemenag Sulteng, H. Gasim Yamani mengemukakan proses belajar mengajar tidak bisa dilaksanakan tatap muka di daerah dimana lembaga pendidkan tersebut berada ditetapkan sebagai zona merah oleh gugus tugas percepatan penanganan Covid-19.
Tambah Gasim Yamani, dan
“Tidak diizinkan pemerintah daerah, satuan pendidkan madrasah yang bersangkutan tidak mengisi daftar periksa EMIS (Education Management Infomation System) dan proses belajar mengajar menggunakan kurikulum darurat yang telah disusun untuk dipergunakan dalam masa darurat covid-19 melalui daring,” kata Gasim. (**/fit/palu ekspres)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed