oleh

Buka Blokade Jalan, Bupati Tolitoli Akui Dirinya “Goblok” Soal Lockdown

-Daerah-1.841 views

PALU EKSPRES, PALU– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolitoli akhirnya membuka blokade akses jalan menuju ke Tolitoli. Penutupan  jalan secara total sebelumnya dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran Covid 19.

Keputusan ini disepakati dalam rapat koordinasi Forum Komunikasi Pemimpin Daerah (Forkompinda) untuk membahas wacana penerapan ‘new normal’ pasca darurat bencana nasional non alam Covid 19, Rabu 27 Mei 2020 di rumah jabatan Bupati Tolitoli.

Rapat dipimpin Bupati Tolitoli M Saleh Bantilan dan Ketua DPRD, M Randy Saputra serta Forkompinda daerah tersebut. Danlanal, Dandim Kepala Kantor Agama,Direktur RS.

Ketua DPRD Kabupaten Tolitoli Randy Saputra mengatakan, new normal adalah menjalani aktifitas sehari-sehari seperti sedia kala. Namun memperhatikan protokoler kesehatan sebagaimana anjuran pemerintah.

” Bupati memutuskan malam ini bersama semua forkopimda kita belajar hidup sehat. Cuci tangan dan jaga jarak,”tulis Randy dalam akun facebooknya.

Selain itu, Forkompinda juga menyepakati akan membuka blokade jalan yang selama hampir 3 bulan lamanya ditutup secara total.

“Mulai Jumat 29 Mei hari Jum’at 2020 semua akses keluar masuk Tolitoli bakal di buka,”katanya.

Serta membuka kegiatan rumah-rumah ibadah dan transportasi dan kegiatan ekonomi bagi pelaku UMKM.

“Semua tempat ibadah bakal dibuka.  Penerbangan pesawat, kapal laut dan semua UMKM diizinkan buka.  warkop dan pasar diizinkan tetapi tetap dengan memperhatikan protokoler kesehatan,”tulis Randy di akun facebooknya.

Kemudian kata dia, Pemkab juga akan membuka seluruh tempat keramaian dengan pantauan ketat jajaran TNI dan Polri untuk pengamanan sekaligus sosialisasi dalam mengingatkan masyarakat.

“Jadi dibuka untuk ujicoba selama 1 bulan kedepan dan akan dievaluasi setiap minggu,”sebutnya.

Kepada Palu Ekspres, Randy  mengatakan rapat Forkompinda itu menuai kesepakatan untuk penerapan kembali kehidupan tatanan baru “new normal” dengan langkah awal membuka jalan dan masjid.

“Tapi kami memberi masukan ke pak Bupati bahwa Pelaku UMKM dan supir rental juga harus diijinkan kembali untuk beroperasi. Sehingga penerapan new normal ini dirasakan dibeberapa sektor ekonomi,”demikian Randy.

Sementara itu, Bupati Tolitoli, M Saleh Bantilan, menegaskan, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) juga sudah harus mulai bekerja di kantor. untuk memulai kembali pelayanan secara normal.

“Kalau dulu bolehlah kerja di rumah. Sekarang tidak bisa. Harus kau masuk. Nanti saya suruh absen mulai 2 Juni 2020,”tegasnya.

Pihaknya kata Aleks, sapaan akrab Bupati Tolitoli, dalam menerapkan new normal ini tetap akan mengaktifkan posko-posko jajaran TNI dan Polri yang ada sebelumnya. Namun fungsinya lebih pada pembinaan dan upaya sosialisasi protokoler kesehatan.

“Posko Covid ini kita lihat dulu seminggu kedepan. Kalau memang anu, kita bubarkan saja sekalian,”katanya.

Pihaknya dalam penerapan new normal ini juga akan menyediakan wadah cuci tangan dengan air mengalir di tempat-tempat keramaian. Dan mulai membuka usaha pelaku UMKM yang selama ini mangkal di lapangan Hi Hayyun atau taman Kota Garukan Mohammad Bantilan.

“Silahkan orang bajual di taman kota. Ini nda boleh kita biarkan. Banyak orang menderita gara-gara Covid ini,”paparnya.

Iapun mengakui menyesal dan memohon maaf telah melakukan kebijakan lockdown dan segala pembatasan sosial lainnya.

“Kita aja yang goblok ini.Main lockdown dan sebagainya. Saya mohon maaf kepada masyarakat. Bukan saya punya mau. Tapi karena memang kita lihat gambar-gambar yang ada di televisi, media sosial dan lain sebagainya. Sehingga untuk melindungi masyarakat saya lockdown,”akunya.

Sebab belakangan Aleks mengaku, semua warganya yang ditetapkan terkonfirmasi positif Covid 19 dalam kondisi sehat walafiat.

“Tapi dengan situasi seperti ini, semua yang positif semua sehat, ngapain kita lockdown. Suru dia karantina mandiri. Kita biayai dia. Sehat kan? Nda ada itu dibilang mati,”pungkasnya. (Rullah/mdi/palu ekspres)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed