oleh

PT CNE Bentuk Satgas Covid 19

Tampak beberapa unit alat berat tengah menggali material landasan gedung NTM. Foto: Hamdi Anwar/PE

PALU EKSPRES, PALU– Pengerjaan gedung New Mal Tatura (NTM) Palu juga sempat terhenti akibat pandemi Covid 19. Setelah proses peletakan batu pertama pada 20 Februari 2020. Namun awal Ramadhan, prosesnya dimulai kembali.

Agar tetap berjalan sesuai rencana, pihak PT Citra Nuansa Elok (CNE) membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus untuk melaksanakan protokol kesehatan bagi pekerja dalam proses pembangunan.

Direktur Utama PT CNE, M Sandiri La Anto menjelaskan, saat ini proses penggalian tanah dasar bangunan NTM sudah berjalan. Rencananya, sedalam 8 meter. Pihaknya mengerahkan sebanyak 6 unit eskalator untuk menggali dan 65 unit truck pengangkut.

Ditahap ini kata dia,  belum banyak tenaga kerja yang digunakan. Karena secara teknis hanya proses menggali dengan eskapator dan mengangkut dengan truck. 

“Akan tetapi Satgas sudah memantau kesehatan para driver,”katanya, Selasa 19 Mei 2020.

Memet sapaan akrabnya memaparkan, Satgas Covid juga membangun kerjasama dengan Puskesmas setempat termasuk melaporkan hasil pemantauan kesehatan pada Dinas Kesehatan Palu. Sehingga nantinya data-data pemeriksaan pekerja bisa terintegrasi pada gugus tugas dan tim surveilance pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid 19 Kota Palu.

“Ini baru tahap awal, kedepan proses integrasi ini akan terus diperkuat dengan gugus tugas Kota Palu,”jelasnya.

Pembentukan Satgas ini lanjut dia juga sebagai persiapan pemantauan kesehatan tenaga kerja yang rencananya didatangkan sebanyak 250 orang dari Pulau Jawa pada akhir tahun nanti. Tenaga kerja ini akan mendampingi tenaga kerja lokal yang juga dipersiapkan sebanyak 300 orang.

Memet mengaku bersyukur proses pembangunan NTM bisa tetap berjalan ditengah pandemi yang memaksa sejumlah proyek infrastruktur pemerintah untuk sementara dihentikan lantaran terjadi refocusing anggaran.

Kondisi itu ia akui tidak memengaruhi proses pembangunan NTM karena adanya kemandirian sumber pembiayaan.

“Untuk itu kami sangat berharap doa masyarakat dalam
mendukung pekerjaan mall milik kita bersama ini,”tandasnya.

Ketua Satgas Covid 19 PT CNE, M Yakin, menjelaskan, jumlah personil Satgas sebanyak 5 orang. Dia menyebut, saat ini protokol pencegahan yang dilakukan baru sebatas uji suhu tubuh pekerja dengan thermogun. Pemantauan kesehatan ini dia lakukan setiap hari.

Pembentukan Satgas menurut dia merupakan Instruksi Menteri PUPR. Yang mengamanatkan dalam setiap kegiatan penyelenggaran jasa kontruksi, perlu adanya protokol pencegahan Covid.

“Berdasarkan itu maka PT CNE diperintahkan bentuk Satgas.
Lalu setiap pagi kami tes suhu tubuh untuk mengidentifikasi potensi penyebaran. Intinya saat ini suhu badan harus steril dari 38drajad celcius,”paparnya.

Mengingat kata dia, pengerjaan masih berlangsung lama, maka kedepan pihaknya akan mengintegrasikan pola pemantauan ke dinas kesehatan. Termasuk melengkapi personel Satgas dengan tenaga medis.

“Sudah berjalan dan pola ini akan terus kita lakukan pembenahan”jelasnya.

Semetara itu, penanggung jawab pembangunan NTM, Abdul Rahman mengutarakan progres pembangunan saat ini baru mencapai 3.31 persen. Akan tetapi terjadi surplus pekerjaan 0,92persen.

Saat ini tahap pekerjaan sebenarmya masih dalam proses persiapan. Yaitu pekerjaan penggalian material tanah dengan target sekitar 40ribu kubik atau setara dengan 20ribu retase satuan truck

“Penggalian ini kami ditarget selesai dalam 1 bulan kedepan,”demikian Abdul Rahman. (mdi/palu ekspres)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed