oleh

DPRD Palu Desak Percepatan Stimulan, Bank Sulteng Perlu Buka Layanan di Kelurahan

PALU EKSPRES, PALU- Panitia Khusus (Pansus) Rehabilitasi-Rekonstruksi Pascabencana (RR) DPRD Palu mendesak Pemkot Palu mempercepat porses pencairan dana stimulan perbaikan rumah.

Pasalnya sejauh ini realisasi penyaluran stimulan tahap 2 Kota Palu tahun 2020 baru mencapai 21persen.

Ketua Pansus RR DPRD Palu, M Syarif menyatakan pihaknya telah menggelar rapat bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membahas segala hambatan dan kendala penyaluran stimulan. 

Sejumlah hal yang menjadi rekomendasi Pansus, kata dia, adalah percepatan proses pencairan dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Palu. Serta mendorong upaya komunikasi antara BPKAD dan Bank Sulteng sebagai bank penyalur untuk mendekatkan layanan pembukaan rekening.

“Kami mendorong  BPKAD Palu berkomunikasi dengan bergerak cepat dalam penyaluran. Dan meminta pihak perbankan dalam hal ini BPD Sultang agar menyalurkan dana stimulant dengan cara mendatangi dan membuka pelayanan ke kelurahan,”jelas Syarif, Kamis 16 April 2020.

Pansus menurut dia kemudian mendorong Tim Pendamping Percepatan Pembangunan Perumahan Daerah (TP4D) yang menjadi ujung tombak proses verifikasi dan asessmen untuk bekerja secara totalitas dan serius.

“TP4 yang menjadi ujung tombak    kegiatan ini kami minta benar-benar bekerja serius. Jangan tebang pilih. Konsentrasi dengan daerah dan tugas masing-masing,”ujarnya.

Selanjutnya Pansus pun menurut M Syarif meminta BPBD Palu untuk mempercayakan sepenuhnya pendampingan verifikasi oleh TP4D kepada pegawai kelurahan dan pendamping masyarakat masing-masing wilayah.

“Ini juga penekanan Pansus terhadap Kepala Pelaksana BPBD Kota Palu,”ucapnya.

Selanjutnya terkait kendala yang dihadapi sejumlah penerima stimulan di Kelurahan Silae danTipo. Yang namanya sudah terdata sebagai penerima, akan tetapi lokasi rumah ditetapkan dalam zona merah rawan bencana.

“Pansus akan berkordinasi dengan OPD terkait untuk mencari solusi agar di kelurahan tersebut bisa disalurkan dana stimulan,”demikian Syarif.

Resolusi atas permasalahan tersebut ungkap Syarif, dilanjutkan dalam rapat bersama Sekkot Palu. Dalam rapat yang digelar di ruang kerja Wali Kota Palu ini, disepakati bahwa penyaluran stimulan bagi warga di Kelurahan Silae dan Tipo untuk jenis rusak sedang dan ringan dapat disalurkan atas dasar pertimbangan sosial ekonomi.

“Sayangnya kepala dinas Tata Ruang Kota Palu masih enggan membubuhi tanda tangannya pada kesepakatan yang dibuat bersama di ruang kerja wali kota tersebut,”demikian Syarif. (mdi/palu ekspres)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed