oleh

Powerslaves Persembahkan Lagu untuk Tenaga Medis Pasien Corona

PALU EKSPRES– Band rock legendaris, Powerslaves, meluncurkan lagu terbaru berjudul ‘Stare at Me’ di tengah pandemi virus corona atau covid-19. Yang didedikasikan untuk para tenaga kesehatan yang berjuang menangani pasien virus tersebut.

“Ini lagu tentang kemanusiaan. Lagu ini lebih ke dukungan kepada pejuang-pejuang garda terdepan kesehatan seperti dokter, tenaga medis. Jadi lirik lagu ini sangat cocok dengan kondisi dunia saat ini,” kata Anwar Fatahillah, pemain bass Powerslaves kepada jpnn.com, Senin (6/4).

Powerslaves menegaskan bahwa peluncuran lagu Stare at Me bukan sebuah aji mumpung. Akan tetapi, tema lirik dalam lagu tersebut dirasa sesuai dengan tragedi yang terjadi saat ini.

Band yang diisi Heydi Ibrahim (vokal), Anwar Fatahillah (bass), Wiwiex Soedarno (keyboard), yang kali ini dibantu Ambang Christ (gitar), Robby Rahman (gitar), dan Anton (drum), menegaskan tidak ingin mencari untung lewat single tersebut.

Mereka berencana memberikan keuntungan dari hasil penjualan lagu ini untuk didonasikan guna penanganan virus corona atau covid-19.

“Ini adalah karya yang menggugah empati untuk para korban covid-19. Kami mengajak masyarakat untuk saling menjaga diri, keluarga, dan lingkungan masing-masing. Tetap di rumah dan juga menjaga stamina dan kebersihan serta memberi dukungan kepada tenaga medis yang berjibaku menangani virus corona ini,” jelas Anwar Fatahillah.

Lirik lagu ‘Stare at Me’ diciptakan oleh vokalis Powerslaves, Heydi Ibrahim. Dia mengaku mendapat ide lirik berbahasa Inggris itu dari proses ikhtiar kepada sang pencipta.

“Yang jelas kalau masalah lirik selalu saya kaitkan dengan proses penyerahan diri saya kepada tuhan. Saya punya anak kecil dan istri. Usia memang di tangan tuhan dan kita mesti pasrah. Namun jika hal ini merenggut nyawa orang-orang yang kita kasihi, sebagai manusia sulit rasanya bagi saya untuk mengungkapkan bagaimana perasaan ini” beber Heydi Ibrahim.

Dari segi musik, Powerslaves menyajikan nuansa rock yang kekinian dalam lagu ‘Stare at Me’. Dengan sentuhan gitar akustik dan bebunyian selo pada bagian intronya, lagu ini terdengar sangat natural.

“Kami ingin agar semua lapisan masyarakat bisa menerima single ini karena tema liriknya yang universal dan kebetulan kami juga membuatnya dalam bahasa Inggris. Satu lagi, di reff bagian akhir ada suara anak-anak yang semakin merepresentasikan betapa universalnya lagu ini,” imbuh Wiwiex.

Persembahan dari Powerslaves bertajuk Stare at Me itu bisa didengarkan di berbagai platform musik digital mulai 7 April 2020. Lagu ini sekaligus menjadi rangkaian menyambut ulang tahun Powerslaves ke-29 pada 21 April mendatang. (mg3/jpnn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed