Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Kunjungan KKP di Parimo Ditunda karena Wabah Virus Corona

0 37

PALU EKSPRES, PARIGI– Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Efendi Batjo mengatakan rombongan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo menunda kegiatan kunjungan persiapan pelaksanaan Hari Ikan Nasional (Harkannas) di Kabupaten Parigi Moutong. Penundaaan itu berkaitan dengan wabah virus corona atau COVID-19 yang sedang melanda Indonesia.
“Seharusnya Menteri KKP dijadwalkan bulan Maret 2020 mengunjungi lokasi-lokasi yang akan menjadi sentral pelaksanaan Hari Ikan Nasional di Parigi Moutong, namun situasi seperti ini belum memungkinkan sehingga ditunda untuk sementara waktu,” kata Efendi kepada wartawan di Parigi, Senin 23 Maret 2020.
Menurutnya, tahun ini Parigi Moutong rencananya akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Hari Ikan Nasional.
Kedatangan rombongan KKP di kabupaten ini, salah satu agenda adalah meninjau lokasi tambak udang vaname yang menggunakan teknologi intensif ramah lingkungan.
Adapun lokasi tambak yang rencananya akan dikunjungi diantaranya, milik PT Esaputli Pratama di Desa Tomoli Kecamatan Toribulu dengan luas lahan sekitar 16,5 hektare, dan PT Aquacultera Prima di Desa Sijoli Kecamatan Moutong seluas 250 hektare.
Saat ini budi daya udang jenis vaname pada sektor perikanan menurut Efendi, masih menjadi andalan petambak di Kabupaten Parimo. Tetapi kebanyakan model pengembangannya masih menggunakan sistem pertambakan tradisional.
“Dua tambak udang teknologi intensif akan masuk dalam agenda hari ikan nasional nanti,” ujarnya.
Dia mengatakan, persiapan Harkannas, sudah dikomunikasikan dengan Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola beberapa waktu lalu dan mendapat respon positif. Bahkan, gubernur telah melakukan komunikasi dengan KKP untuk kesuksesan kegiatan tersebut.
Pelaksanaan Harkannas dinilai dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ikan sebagai salah satu bahan pangan yang memiliki nilai protein tinggi.
“Seharusnya kami sudah berangkat ke Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mematangkan rencana kunjungan Menteri, tetapi situasi belum memungkinkan. Kami juga belum bisa memastikan penundaan ini berapa lama,” kata Efendi. (asw/palu ekspres)

 

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: