oleh

Raker Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba, DPRD Touna Siap Backup Kegiatan BNNK

PALU EKSPRES, AMPANA – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tojo Una-Una (Touna) melalui Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) menggelar Rapat Kerja (Raker) Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba, Pemetaan Kelompok Sasaran Lingkungan Masyarakat . Kegiatan ini berlangsung di ruang pertemuan Hotel Ananda Ampana Jalan Lapasere Bawah, Kecamatan Ampana Kota, Selasa (25/02/20), dengan melibatkan 30 peserta perwakilan masyarakat dari kelurahan dan desa di wilayah Kecamatan Ampana Kota dan Kecamatan Ratolindo.
Ketua DPRD Kabupaten Touna, Mahmud Lahay, SE, M.Si, selaku narasumber pada kegiatan ini menyampaikan DPRD Kabupaten Tojo Una Una akan mem-backup kegiatan BNN khususnya BNNK Touna melalui dana Pemerintah Daerah. Ia berjanji akan mengalokasikan anggaran untuk pengadaan alat teskit (test urine) tahun 2020 sebesar Rp 200 Juta.
“Nanti akan dilihat besaran anggaran di perubahan anggaran,” kata Mahmud.
DPRD katanya akan berkoordinasi dengan Pemerintah dalam hal ini Bupati Touna untuk melaksankan tes urine secara bertahap di setiap Instansi, dan akan dimulai dari jajaran DPRD Kabupaten Touna. Kemudian dilanjutkan dengan bersih- bersih narkoba di Sekretariat Daerah Kabupaten Tojo Una Una.
Ketua DPRD Touna menegaskan tokoh masyarakat dan tokoh agama sangat berperan penting untuk bisa menangkal narkoba. Namun yang paling penting dimulai dari keluarga, anak istri harus dibekali pemahaman Agama sehingga mentalitas dalam keluarga akan selalu terjaga.
Kepala BNNK Touna AKBP. Djohansah Rahman, S. Pd sebagai narasumber berikutnya menjelaskan untuk menyikapi kondisi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Indonesia yang masih cukup tinggi, sejatinya diperlukan adanya dukungan dari semua elemen. Tidak hanya mengandalkan peran pemerintah semata. Salah satu elemen yang memiliki nilai strategis adalah masyarakat karena masalah narkoba umumnya terjadi di tengah masyarakat.
Oleh karenanya, untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bebas dan bersih dari narkoba, BNNK Touna mengadakan Raker Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba pada lingkungan masyarakat ini.
“Kegiatan ini diharapkan terjalin komunikasi, jejaring dan kepedulian dalam bentuk kegiatan di bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba atau P4GN,” kata Djohansah .
Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di tengah-tengah masyarakat menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal ini menjadi tanggung jawab bersama. Khususnya para Tokoh Agama dan masyarakat untuk bahu-membahu menekan angka prevalensi penyalahguna narkoba agar tidak terus bertambah,” terang Djohansah.
Dalam kesempatan yang sama dan juga menjadi narasumber selanjutnya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Tojo Una Una, Haerul Willah, S.Sos., M.Si mengatakan program pemberdayaan masyarakat anti narkoba menjelaskan antisipasi dini yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah dalam penanggulangan bahaya narkoba, salah satunya adalah memberikan informasi mengenai larangan dan bahaya penyalahgunaan narkotika serta dampak buruknya melalui berbagai kegiatan dan media informasi.
Menurutnya, pada program Dinas Kominfo yaitu pembangunan sistem informasi pencegahan dan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika (P4GN) dilakukan dengan cara pengumpulan informasi dan penyebaran informasi mengenai bahaya Narkotika dilaksanakan oleh perangkat daerah yang ditunjuk Bupati, serta pembangunan sistem informasi pencegahan penyalahgunaan narkotika dilaksanakan melalui media cetak, media elektronik, media sosial, dan/atau media online.
“Selanjutnya untuk meningkatkan fasilitasi P4GN dibentuk Tim Terpadu di tingkat Kabupaten dan tingkat kecamatan, serta diperlukan pendanaan yang bersumber dari APBD dan dan sumber lain yang sah dan tidak mengikat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, DIPA Kecamatan serta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa,” tutur Kadis Kominfo mengakhiri materinya.
Pada kegiatan ini dirangkaikan pula dengan penyerahan bahan kontak oleh Kepala BNNK Touna kepada 4 orang perwakilan peserta giat yang berasal dari Desa/Kelurahan Bersinar (Bersih Dari Narkoba). Didampingi kedua narasumber eksternal BNN dan moderator Mohamad Irham Ismail, S. Pd. I. (mg1/palu ekspres)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed