Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Mengadang Ancaman Corona di Morowali

0 30

Sejak merebaknya wabah Virus Corona, PT Indonesia Morowali Industrial Park di Morowali, Sulawesi Tengah langsung menghentikan penerimaan tenaga kerja asing yang berasal dari Tiongkok secara keseluruhannya, tak cuma dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei untuk mencegah penyebaran Virus Corona di lingkungan perusahaan. Para tenaga kerja yang izin kembali ke Tiongkok saat Imlek juga diminta untuk tak kembali ke Morowali.

Penghentian penerimaan pekerja asal Wuhan dan dari wilayah Tiongkok lainnya diberlakukan oleh PT Indonesia Morowali Industrial Park, sejak Kamis, 25 Januari 2020. Pihak perusahaan menyatakan selain itu seluruh tenaga kerja asing asal Tiongkok juga menjalani pemeriksaan kesehatan ketat baik di dalam kawasan industri maupun mereka yang baru tiba di kawasan industri pertambangan nikel tersebut.

Dedi Kurniawan, Koordinator Hubungan Media PT IMIP menyatakan kebijakan ini diambil sebagai upaya pencegahan penyebaran Virus Corona, khususnya di kawasan IMIP Morowali.

“Kami juga telah menempatkan peralatan pengukur suhu tubuh di di pelabuhan, bandara dan klinik. Seluruh karyawan termasuk tenaga kerja Indonesia diwajibkan mengikuti medical check up disesuaikan dengan jadwal proses produksi,” jelas mantan Jurnalis Tempo ini.

Dedi juga mengatakan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan setempat baik di kabupaten maupun Provinsi.

Dr Reny Lamadjido, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah menyampaikan sudah ada kesepakatan dari Direksi PT IMIP untuk tidak akan menerima tenaga kerja baru dari Tiongkok.
“Kemudian semua tenaga kerja asing yang ada di sana diperiksa kesehatannya secara rutin dan berkala. Jadi bila ada apapun mereka langsung ketahui dan ditindaklanjuti,” sebut Mantan Direktur RSUD Anutapura ini.

Untuk diketahui, PT IMIP merupakan kawasan industri nikel terbesar di Asia Pasifik. Investasinya mencapai Rp90 triliun. Mereka memproduksi bahan jadi dan setengah jadi berbahan dasar nikel. Saat ini mereka tengah menyelesaikan pembangunan pabrik baterai lithium untuk mobil listrik. ***

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: