Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Pasha: Ilmu dan Pengetahuan, Dua Hal Berbeda

0 7

PALU EKSPRES, PALU – Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo Said alias Pasha, berpendapat, ilmu dan pengetahuan adalah dua hal berbeda. Ilmu kata dia diperoleh dari proses pembelajaran formal di bangku sekolah dan kuliah. Sedangkan pengetahuan adalah sebaliknya. Yang bisa didapat di luar proses pembelajaran formal.
“Jika diukur, dalam pendidikan kita memperoleh 50persen ilmu dari dalam proses pembelajaran dan 50persen lainnya pengetahuan yang didapatkan melalui pergaulan dan lainnya,”kata Pasha yang menjadi narasumber kegiatan talkshow exploration day of university (EDU), Minggu 12 Januari 2020 di Atrium Palu Grand Mall.

Kegiatan ini digelar gabungan mahasiswa dari sejumlah kampus di Sulawesi Tengah. Kegiatan ini mengangkat tema “Pentingnya Pendidikan bagi Perkembangan Sulawesi Tengah.”

Menurut Pasha, pendidikan merupakan suatu ruang yang berisi tentang ilmu dan pengetahuan didalamnya. Karena itulah mengapa kemudian pendidikan menjadi hal penting.

“Kenapa kita harus menempuh pendidikan. Karena ada ilmu di dalamnya, ada pengetahuan di dalamnya,” kata Pasha.

Pendidikan kata dia teramat penting, baik secara formal maupun non-formal. Pasha mengaku pendidikan hari ini susah berjalan sangat baik.
“Namun sekarang perlu dipikirkan  bagaimana proses pendidikan di masa depan. Itu adalah pekerjaan rumah kita bersama,”ucapnya.

Pasha menyatakan anak-anak di Kota Palu tidak boleh lagi ada yang tidak bersekolah. Karena sejak tahun 2017, Pemkot Palu telah melaksanakan program pendidikan gratis biaya masuk sekolah mulai dari jenjang TK, SD, dan SMP.

Perhatian Pemkot Palu terhadap dunia pendidikan kata dia sudah cukup optimal. Ini terbukti dari besarnya anggaran APBD yang dialokasikan untuk pendidikan, yakni sebesar 40persen. Di mana persentase itu lebih tinggi dari standar nasional yang hanya  25 persen. “Kenapa sangat besar? Karena kita menambah dua jam pelajaran agama bagi siswa kita di 164 SD se-kota Palu. Hasil dari situ, para siswa akan mendapatkan sertifikat sebagai syarat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP untuk melanjutkan pengetahuan agamanya yang lebih baik lagi,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu ia berpesan,  siswa yang akan melanjutkan kuliah untuj selalu membangun komunikasi dengan orang tua. Kata dia bukan sola  seberapa jauh kampus yang dipilih.  Tetapi bagaimana para siswa bisa melibatkan diri untuk betul-betul memperoleh ilmu dan  pengetahuan dari kampus yang dimasuki.
Diakhir sambutannya, Wawali tak lupa mengingatkan peserta hang hadir agar senantiasa menjauhi narkoba dan pergaulan-pergaulan yang tidak bermanfaat. (mdi/palu ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: