Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Optimalkan Peran, KPU Tingkatkan Kapasitas Kelembagaan

0 9

PALU EKSPRES, PALU– Salahsatu hal yang dinilai menunjang suksesnya penyelenggaraan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwakot) Palu tahun 2020 nantinya adalah kapasitas kelembagaan yang mumpuni.

Dengan kapasitas kelembagaan itu, penyelenggaraan Pilwakot nantinya diyakini akan melahirkan pemilihan demokratis, berintegritas dan berkualitas.

Asbab diatas yang melatari KPU Palu menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas kelembagaan bagi seluruh komisioner dan staf sekretariatnya, Selasa 10 Desember 2019.

Ketua KPU Palu, Agussalim Wahid mengemukakan, kapasitas kelembagaan umumnya dipahami adalah upaya mengembangkan keahlian dan keterampilan.

Lebih dari itu, program peningkatan kapasitas juga didesain untuk mengasah kemampuan dalam mengevaluasi pilihan-pilihan kebijakan dan menjalankan keputusan-keputusan secara efektif.

Kapasitas menurutnya adalah kemampuan individu, organisasi atau sistem untuk menjalankan fungsi secara efektif, efisien dan terus menerus. Dalam artian, kapasitas sebagai kemampuan, keterampilan, pemahaman, sikap, nilai-nilai, hubungan, perilaku, motivasi dan sumber daya.

Serta kondisi-kondisi yang memungkinkan setiap individu, organisasi, jaringan kerja/sektor, dan sistem yang lebih luas untuk melaksanakan fungsi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

“Hal ini dapat dilihat dari capacity building sebagai tugas khusus. Karena tugas khusus berhubungan dengan faktor-faktor dalam suatu organisasi,”jelasnya.

Dia mengatakan, KPU Palu perlu mengoptimalkan peran dalam Pilwakot nanti. Karena prinsipnya KPU bertugas melayani segala hal tentang penyelenggaraan tahapan Pilwakot

“Dengan harapan kami beserta staf yang berperan sebagai pelayanan betul-betul bisa menerapkan hasil peningkatan kapasitas ini,” ujarnya.

Dia berharap setelah peningkatan kapasitas, para komisioner, pegawai dan staf sekretariat KPU Palu nantinya bisa saling bersinergi dalam melayani dan menjalankan tugas masing-masing.

“Misalnya peran untuk mengakomodir pemilih yang telah memenuhi syarat.
Butuh penyegaran dan peningkatan kapasitas. Sesama pegawai tidak boleh saling meremehkan. Harus ada kerjasama dan transfer ilmu,”paparnya.

KPU Palu tambahnya akan selalu berbenah. Agar tujuan utama untuk menciptakan Pilwakot demokratis, berkualitas dan berintegritas bisa diwujudkan.

“Semoga kami bisa menjaga kepercayaan publik untuk mewujudkan pemilihan dengan baik,”katanya.

Peningkatan kapasitas kelembagaan sendiri lanjutnya bertujuan antara lain
meningkatkan pengetahuan dan kemampuan peserta tentang pengembangan diri, merumuskan dan menganalisa isu yg berkembang di masyarakat.

Meningkatkan pengetahuan peserta tentang tahapan-tahapan dan strategi yang harus dilakukan dilingkungan KPU Kota Palu dalam melaksanakan tahapan Pilwakot.

“Termasuk eningkatkan komitmen KPU Kota Palu dalam meningkatkan pelayanan dan pengelolaan informasi dan dokumentasi bagi masyarakat umum, masyarakat profesional dan peserta pemilihan,”demikian Agussalim Wahid. (mdi/palu ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: