Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Penerimaan CPNS, Kabupaten Sigi Buka Formasi Khusus Disabilitas

0 30

PALU EKSPRES, SIGI– Tahun ini Kabupaten Sigi mendapat kuota penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebanyak 174 orang.

Kuota penerimaan tersebut terdiri dari kuota khusus disabilitas tiga formasi dan kuota formasi umum meliputi tenaga pendidik sebanyak 114 orang, tenaga kesehatan 30 orang, serta tenaga teknis 27 orang.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Sigi, Selvy mengatakan penerimaan CPNS Sigi mengacu pada Pengumuman Bupati Sigi Nomor : 800/1052.131/BKPSDMD/2019 tentang Seleksi Pengadaan CPNS Formasi Umum dan Formasi Khusus Disabilitas Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sigi tahun 2019.

“Formasi CPNS khusus disabilitas berjumlah tiga orang, meliputi Ahli Pertama Guru Kelas klasifikasi pendidikan S1 PGSD, Ahli Pertama Perekam Medis klasifikasi pendidikan DIV Rekam Medik, serta Analis Laporan Keuangan S1 Manajemen,” kata Selvy, Senin, 25 November 2019.

Sementara untuk formasi umum kata Selvy, yang berasal dari Tenaga Pendidik berjumlah 114 orang, terdiri dari guru kelas ahli pertama Guru Bahasa Indonesia klasifikasi pendidikan S1 Pendidikan Bahasa Indonesia sebanyak 5 orang, Ahli Pertama Bahasa Inggris klasifikasi pendidikan S1 Pendidikan Bahasa Inggris 6 orang, serta Ahli Pertama Guru IPA klasifikasi pendidikan S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam 5 orang, Ahli Pertama Guru IPS klasifikasi pendidikan S1 Pendidikan IPS sebanyak 10 orang, Ahli Pertama Guru Kelas klasifikasi pendidikan S1 PGSD 72 orang dan Ahli Pertama Guru PPKN klasifikasi pendidikan S1 Pendidikan Kewarganegaraan 1 orang.

“Formasi Tenaga Kesehatan berjumlah 30 orang terdiri dari, Ahli Pertama Administrator Kesehatan klasifikasi pendidikan S1 Kesehatan Masyarakat sebanyak 1 orang, Ahli Pertama Dokter klasifikasi pendidikan Dokter Umum sebanyak 2 orang dan Ahli Pertama Epidemologi Kesehatan klasifikasi pendidikan S1 Kesehatan Masyarakat sebanyak 1 orang, Ahli Pertama Nutrisionis klasifikasi pendidikan S1 Gizi/S1 Nutrisionis 10 orang, Ahli Pertama Penyuluh Kesehatan Masyarakat klasifikasi pendidikan S1 Kesehatan Masyarakat 7 orang dan Ahli Pertama Perekam Medis klasifikasi pendidikan DIV sebanyak 9 orang,” ujarnya.

Sementara untuk formasi tenaga teknis berjumlah 27 orang, meliptui analis dunia usaha klasifikasi pendidikan S1 Teknik Industri, analisis iklim usaha dan kerjasama klasifikasi pendidikan S1 Ekonomi, analisis investasi dan permodalan klasifikasi pendidikan S1 Ekonomi, analisis kerjasama Diklat klasifikasi pendidikan S1 Adminitrasi Negara, analisis keuangan klasifikasi pendidikan S1 Manajemen masing-masing satu formasi.

Kemudian, analisis Laporan Keuangan klasifikasi pendidikan S1 Manajemen sebanyak 2 orang, analisis perencanaan, Eevaluasi dan pelaporan klasifikasi pendidikan S1 Ekonomi, analis permasalahan hukum klasifikasi pendidikan S1 Hukum, analis sistem informasi S1 Sistem Informatika, analis teknologi industri S1 Teknis Industri, Penata Keuangan S1 Ekonomi Akuntansi, Penelaah Data Sumber Daya Alam S1 Geologi masing-masing juga satu orang.

Selanjutnya, pengawas industri S1 Teknik Industri, pengawas tata bangunan dan perumahan S1 Teknik Sipil, pengelola keuangan D-III Teknik Informatika, pengelola obyek wisata D-III Pariwisata, pengelola perumahan dan permukiman D-III Teknik Sipil, pengelola produksi D-III Teknis Industri, pengelola unit layanan pengadaan D-III Manajemen Administrasi, juga masing-masing satu orang.

Demikian dengan pengolah data sistem informasi pelaksanaan anggaran D-III Manajemen, penyusun rencana bimbingan teknis Usaha Mikro, Kecil dan Menengah S1 Ekonomi Pembangunan, penyusun rencana keuangan S1 Ekonomi dan Penyusun Rencana Pelayanan Usaha Mikro Kecil dan Menengah S1 Teknik Informatika, juga masing-masing satu orang.

“Jadwal seleksi dari pengumuman penerimaan CPNS hingga pengumuman akhir seleksi adaministrasi sejak 11 November sampai 25 Desember 2019. Sementara jadwal pengambilan kartu tanda peserta ujian, seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB) akan disampaikan kemudian,” ungkapnya. (mg4/palu ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: