Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

KPU Palu Sasar Kaum Marjinal dan Disabilitas

Sosialisasi Pilwakot Palu 2020

0 10

PALU EKSPRES, PALU- Usai dilaunching pada Jumat 8 November 2019,  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu melanjutkan agenda kerjanya ketahap sosialiasi pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwakot) Palu tahun 2020.

Untuk tahap awal, KPU Palu menyasar sosialisasi pada segmen agama, perempuan, marjinal, pemilih pemula dan disabilitas.

Ketua KPU Palu, Agussalim Wahid mengatakan, informasi mengenai Pilwakot harus sampai pada seluruh lapisan masyarakat. Termasuk segmen-segmen diatas.

“Tujuan kami memang ingin meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pilwakot,”kata Agussalim, membuka sosialisasi di Kelurahan Baiya Kecamatan Tawaeli, Kamis 14 November 2019.

Dari kegiatan sosialisasi, Agus berharap warga ikut memberi saran dan pendapat sekaitan penyelenggaraan Pilwakot nanti. Agar kedepan pesta demokrasi di Kota Palu berjalan lancar dan aman.

KPU menurutnya memilih Kecamatan Tawaeli untuk memgawali sosialisasi karena kecamatan ini punya catatan yang baik terkait partisipasi pemilih.

“Ini terjadi setiap Pemilu. Partisipasi pemilih di Tawaeli selalu menjadi paling tinggi,”sebutnya

Pada pemilihan legislatif April tahun 2019 silam, Kota Palu menurutnya berhasil mendongkrak partisipasi pemilih hingga 86persen. Ini mencatatkan partisipasi pemilih yang tertinggi dari seluruh penyelenggaran Pemilu yang terjadi di Palu.

“Itu tertinggi sepanjang pemilu di Palu. Kita harap ini bisa dipertahankan bahkan bisa lebih ditingkatkan,”ujarnya.

Imfromasi mengenai tahapan Pilwakot lanjutnya juga bisa diakses di website KPU Palu serta media sosial face book. Atau bisa mendatangi langsung kantor KPU Palu.

“Utamanya informasi mengenai hal-hal terkait daftar pemilihan tetap (DPT) Memastikan diri masuk dalam DPT,”katanya.

Pihaknya pun sebut Agus dalam sosialisasi berharap masyarakat menjauhi hal hal negatif terkait penyebaran informasi hoaks dan ujaran kebencian. Bukan tidak mungkin ujarnya hal ini bisa terjadi antara sesama pendukung kandidat calon.

Selanjutnya Agus mengimbau agar masyarakat terlibat aktif dalam mengawasi penyelenggaraan Pilwakot pada hari pemungutan suara yang rencananya digelar 23 September 2020 mendatang.

“Pastikan tak ada kecurangan di TPS. Masyarakat harus terlibat aktif agar demokrasi kita berjalan baik,”katanya.

Untuk meningkatkan partisipasi pemilih juga bisa dilakukan dengan cara proaktif mendaftarkan diri sebagai pemilih. Hal ini bisa dilakukan pada saat tahapan pendaftaran pemilih mulai dilaksanakan.

Agus berhemat demokrasi harus digerakkan secara bersama sama seluruh lapisan masyarakat. Karena tanpa keterlibatan masyarakat, mustahil demokrasi bisa berjalan.

“Tak ada demokrasi tanpa partisipasi masyarakat,”pungkasnya.

Sementara itu, Camat Tawaeli, Afandi mengajak tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh agama ikut menggerakkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam Pilwakot nanti.

“Karena kita ketahui bersama Kecamatan Tawaeli ini paling tinggi partisipasinya. Ini perlu sama sama dipertahankan,”tandas Afandi.

Sosilasasi pada segmen ini rencananya akan digelar massif diselilurih wilayah Kota Palu. Setelah ini KPU Palu mengagendakan tahapan sosialisasi untuk segmen pelajar.(mdi/palu Ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.