oleh

Bakal Berantas Radikalism, Alumni 212: Kemenag Jangan Jadi Agen Intelijen Pemerintah!

PALU ESPSRES, JAKARTA– Beragam protes bermunculan usai Presiden Joko Widodo menunjuk Jenderal (Purn) Fachrul Razi sebagai Menteri Agama (Menag) di Kabinet Indonesia Maju.

Polemik makin berkembang lantaran alasan pemilihan itu untuk menangkal radikalisme.
Menanggapi itu, Ketua Divisi Hukum Persaudaraan Alumni 212, Damai Hari Lubis berharap Fachrul Razi tidak menguubah fungsi institusi Kemenag menjadi intelijen pemerintah.
“Kami berharap institusi Kemenag tidak berubah fungsi atau cenderung mirip agen intelijen pemerintah yang cepat meradikalisasikan para ulama kritis dengan kebijakan penguasa yang dirasa melenceng dari akidah dan tidak mencerminkan semangat keadilan atau tidak pro justitia,” ucap Damai Hari Lubis kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (29/10/2019).

Menurutnya, Menag harus fokus kepada pembangunan internal serta membangun mental umat, di antaranya menolak program Islam nusantara yang banyak dipertentangkan para ulama dan umat Islam di Indonesia.
“Kami doakan mudah-mudahan atas kepemimpinan FR (Fachrul Razi) di Kemenag akan membawa barokah negeri ini dan tercapai negeri serta masyarakat yang baldatun, thayyibatun wa rabbun ghafur,” pungkasnya. (rmol/palu ekspsres)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed