Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

DBH Pertambangan Penting bagi Daerah Non Penghasil

0 47

PALU EKSPRES, PARIGI– Ketua DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Sayutin Budianto mengatakan, dana bagi hasil (DBH) nonminyak bumi dan gas (migas) itu penting bagi daerah yang bukan penghasil migas. “Saya perlu penekanan bahwa bagi hasil non migas itu penting buat kita. Jadi tidak meski hanya daerah penghasil saja yang mendapat bagi hasil migas,” kata Sayutin yang kepada media ini di kantornya, Selasa, 8 Oktober 2019.

Menurutnya, Sulawesi Tengah punya dua jenis pertambangan. Pertama adalah pertambangan umum mineral yang menyangkut logam dan nikel. Kemudian kedua pertambangan gas bumi yang ada di Kabupaten Banggai.
“Di gas bumi itu juga menghasilkan beberapa turunan yang juga menghasilkan pupuk. Jadi, saya bersama-sama dengan komisi II DPRD Parigi Moutong berupaya bagaimana kita itu mendapat bagi hasil non penghasil selain Kabupaten dan itu diatur dalam undang-undang,” ungkapnya.

Provinsi Sulawesi Tengah kata dia, sebagai daerah penghasil migas, kemudian daerah penghasil utama adalah Kabupaten/Kota maka ada pembagian untuk daerah non penghasil sebagai bagian daerah yang ada di Sulawesi Tengah. “Dan saya belum tahu persis apakah ada masuk pembagian ke APBD sebelumnya, dan itu saya akan kroscek. Kemudian saya minta ke komisi II untuk sama-sama ke Provinsi bahkan ke Kementerian Keuangan,” ujarnya.

Hal itu bertujuan untuk menanyakan ke Kemenkeu terkait sudah sejauhmana dana bagi hasil kepada daerah non penghasil yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah. “Saya minta transparan karena ini untuk daerah non penghasil. Kalau 10 persen dibagi 12 Kabupaten. Jadi, misalnya Banggai sebagai penghasil utama, Provinsi pemilik wilayah, Morowali penambang utama. Sehingga, ada pembagian Provinsi, pembagian kabupaten penghasil dan ada pembagian untuk Kabupaten non penghasil,” jelasnya.(asw/palu ekspres)

 

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.