Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Ekspor Sulteng Penekan Defisit Neraca Perdagangan Nasional

0 88

PALU EKSPRES, PALU– Nilai ekspor Provinsi Sulawesi Tengah secara kumulatif terus meningkat. Ini berpengaruh  terhadap  share ekspor secara nasional.

BPS mencatat komulatif ekspor nasional hingga Agustus 2019 mencapai US$ 110,07 Miliar, nilainya lebih rendah atau turun 8,35 persen dari pada periode yang sama pada  2018. Dari total US$ 110,07 Miliar ekspor nasional  tersebut, share Sulteng sebesar US$ 3,7 Miliar atau 3,37 persen selama periode Januari hingga Agustus 2019.

” Nilai share ekspor Sulteng terhadap ekspor nasional  membantu  menekan atau menghambat defisit neraca perdagangan secara nasional,” kata Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sulteng, G.A. Nasser saat mendampingi Kepala BPS Sulteng Faisal Anwar pada pemaparan rilis BPS, Selasa (1/10/2019) di Palu.

Begitupula  ekspor Sulteng terhadap ekspor Sulampua (Sulawesi, Maluku, dan Papua) selama Juni-Juli 2019, menurut Nasser, juga  memberi share   positif  terhadap total ekspor Sulampua. Di mana total ekspor Sulampua dari Januari hingga Agustus 2019 sebesar US$ 9,09 Miliar atau turun 17,26 dari periode yang sama pada tahun sebelumnya. 

Ekspor Sulteng tersebut kata Nasser, turut berperan menghambat penurunan angka ekspor Sulampua.

Hal itu akibat nilai ekspor Provinsi Sulawesi Tengah mengalami peningkatan  baik secara komulutatif maupun untuk periode Agustus 2019 dan menyebabkan surplus neraca perdagangan.  Bahkan, di Bulan Agustus 2019, surplus perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah mencapai titik tertinggi dibandingkan dengan neraca perdagangan di 8 bulan sebelumnya. 

“Sebagaimana Data BPS untuk periode Agustus 2019, surplus perdagangan Sulteng pada Agustus 2019 mencapai US$ 313,58 Juta. Angka ini berdasarkan selisih nilai ekspor sebesar US$ 530,19 Juta dan nilai impor US$ 216,61 Juta,” ujarnya.

Nasser menambahkan, nilai ekspor Sulteng selama Agustus 2019 senilai US$ 530,19 juta atau naik US$ 26,04 juta (5,17 persen) dibandingkan bulan sebelumnya. Nilai sebesar ini merupakan ekspor langsung melalui Sulawesi Tengah senilai US$ 524,78 juta dan provinsi lain senilai US$ 5,41 juta. Selama Januari-Agustus 2019, total nilai ekspor Sulawesi Tengah tercatat US$ 3.707,56 juta atau meningkat US$ 572,44 juta (18,26 persen) dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya sebesar US$ 3.135,12 juta.

“Jika dirinci, ekspor melalui Sulawesi Tengah senilai US$ 3.641,52 juta dan provinsi lain senilai US$ 66,04 juta,” ujarnya.

(fit/palu ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.