Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

NDB Serahkan Formulir Pendaftaran ke PDI-P Tepat di Hari Ultahnya

0 159

PALU EKSPRES, PALU – Bakal calon Gubernur Sulawesi tengah, Nurmawati Dewi Bantilan yang akrab disapa NDB, mengembalikan formulir pendaftaran ke Sekretariat Tim Penjaringan DPD PDI-P Sulteng di, Senin (16/9/2019), dimana tanggal ini merupakan hari ulang tahun (Ultah) NDB.

NDB didampingi organ pemenangannya menyerahkan formulir pendafataran yang diterima Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI-P Sulawesi Tengah sekaligus Ketua Tim Penjaringan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Provinsi Sulteng, Lasnardi Lahi.

Anggota DPD RI yang telah menjabat empat periode tersebut menjadi kandidat yang ke-4 menyerahkan formulir pendaftarannya ke Tim Penjaringan DPD PDI Provinsi Sulteng.

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDIP Sulteng, Lasnardi Lahi menyatakan, 10 bakal calon yang telah mengambil formulir di DPD PDI-P Sulteng. 7 di antaranya merupakan bakal calon gubernur serta 3 orang merupakan bakal calon wakil gubernur Sulteng.

Dari tujuh bakal calon gubernur tersebut kata Lasnardi Lahi, sudah empat orang yang telah mengembalikan. Yaitu, Rusdy Mastura, Ahmad Hi Ali, H. Rendy Lamadjido dan yang terakhir Ibu NDB.
“Kalau Pak Rusdy Mastura diserahkan langsung beliau bersama organ pemenangannya di Sekretariat Tim Penjaringan PDIP Sulteng, sementara Pak Ahmad Hi Ali diwakilkan kepada Tim Pemenangannya,” kata Lasnardi.

Lasanardi pada kesempatan tersebut mengapresiasi langkah NDB yang menyerahkan langsung formulir pendafatrannya ke Tim Penjaringan di sekretariat PDIP Sulteng. Langkah tersebut menurut Lasnardi, adalah bentuk keseriusan NDB menggandeng PDIP menuju 01 Sulteng.

Sebelumnya, tercatat 7 nama yang mengambil formulir untuk Balon Gubernur. Sedangkan tiga orang mengambil formulir untuk Balon Wakil Gubernur Sulteng. Salahsatunya adalah adalah H. Suryanto.

“Suryanto ini adalah kandidat internal dari PDIP,” kata Lasnardi.

Ketua Tim Seleksi Panjaringan Balon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng ini menjelaskan, 7 kandidat yang mengambil formulir untuk Balon Gubernur adalah Anwar Hafid, Hidayat Lamakarate, H Ahmad M Ali, Rusdi Mastura dan Nurmawati Dewi Bantilan dan H. Rendy Lamadjido.

PDIP sendiri kata dia mulai membuka pendaftaran ini sejak 5 September 2019. Pengambilan formulir pendaftaran dibatasi hingga 12 September 2019. Sementara batas pengembalian yakni pada tanggal 18 September 2019. Menurutnya DPD PDIP Sulteng dalam penjaringan ini dibatasi oleh DPP hingga 23 September 2018. Sebab seluruh berkas pendaftaran harus diserahkan ke tingkat DPP paling lambat 23 September 2019. Ini berlaku bagi seluruh kandidat yang mendaftar di PDIP baik itu Balon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng maupun Balon bupati-wakil bupati dan wali kota dan wakil wali kota.

“18 September batas akhir pengembalian formulir sekaligus mulai verifikasi berkas sebelum diserahkan ke DPP,” ujarnya.

Ia menjelaskan formulir pendaftaran PDIP itu memuat antara lain biodata Balon, permohonan, daftar riwayat hidup, keterangan sedang tidak dicabut hak pilih, pas foto, serta naskah visi misi Balon.

“Secara umum ini masih sebatas syarat administrasi,” katanya.

Keputusan untuk menentukan siapa kandidat yang nantinya ditetapkan, menurut Lasnardi sepenuhnya menjadi kewenangan DPP PDIP. Setelah berkas pendaftaran sampai ditangan DPP, maka proses selanjutnya adalah survei internal PDIP. “Pengurus DPP nantinya yang terjun ke lapangan untuk melakukan survei kandidat tersebut,” paparnya.

Kendati begitu, pihaknya kata Lasnarsi berharap seluruh Kandidat Balon juga bisa mengajukan hasil survei yang dilakukan secara mandiri agar bisa menjadi perbandingan atas survei internal PDIP.

“Yang jelas kami pengurus DPD hanya sebatas menjaring Balon. Selebihnya ditentukan DPP. Karena tingkat DPP juga punya tim penjaringan,” ujarnya. (fit/palu ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.