Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

KUPP Kelas III Ampana Gelar Aksi Bersih Laut dan Pantai

Peringati HARHUBNAS

0 141

PALU EKSPRES, PALU – Dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (HARHUBNAS) tahun 2019, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Ampana melaksanakan aksi gerakan bersih laut dan pantai, Kamis (12/9/2019).
Kegiatan yang mengambil tema “Laut Bersih Bikin Baper” adalah tagar yang digunakan Kementerian Perhubungan sebagai hastag sosial dalam pelaksanaan kegiatan bersih laut dan pantai di sekitaran pesisir pantai Pelabuhan Ampana tepatnya di Kelurahan Muara Toba, Kecamatan Ratolindo, Kabupaten Tojo Una-Una.

Kepala KUPP Kelas III Ampana, Jansen Heny Motulo, S.IP mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai dengan instruksi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut No.HK.211/7/20/DJPL/2019 tentang Pelaksanaan Gerakan Bersih Laut dan Pantai di Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dalam rangka Peringatan Hari Perhubungan Nasional (HARHUBNAS) tahun 2019.

“Kegiatan ini dilaksanakan serentak seluruh UPT Perhubungan Laut se-Indonesia dan akan dimasukan kedalam penilaian Museum Rekor Indonesia (MURI),” kata Jansen Heny Matolu kepada media Ini, Kamis (12/9/2019) di sela-sela kegiatan.

Lanjut kata dia, gerakan bersih Iaut dan pantai ini merupakan rangkain peringatan Hari Perhubungan Nasional (HARHUBNAS) tahun 2019 dengan mengambil tema “Merajut Nusantara, Membangun Bangsa, Bakti Nyata Insan Perhubungan, Untuk Indonesia Unggul Indonesia Maju”.
“Untuk gerakan bersih laut dan pantai ini diikuti 150 orang peserta yang melibatkan masyrakat umum, tenaga Kerja pelabuhan, instansi terkait dan Steckholder, serta partisipasi dari Bank BNI sebagai mitra ketja Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Ampana,” ujarnya.
Jansen berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum kita sebagai manusia agar selalu menjaga lingkungan dari sampah terutama sampah laut dan pantai, dan penggunaan plastik sekali pakai agar dihentikan dari sekarang, karena sampah yang dibuang ke laut dan pantai dapat menggangu ekosistem biota laut yang nantinya akan berdampak pada anak cucu kita nantinya.
“Saya berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan setiap tahunnya, agar dapat mengedukasi masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una khususnya yang berada di wilayah pesisir pantai agar tidak membuang sampah di pantai,” ucapnya.

Menurutnya, Indonesia sebagai salah satu negara kepulauan terbesar di dunia yang juga merupakan anggota dewan International Maritime Organization (IMO) memiliki kewajiban untuk melindungi lingkungan maritim dari sampah, khususnya sampah plastik di laut.
Turut hadir dalam kegiatan itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tojo Una, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Tojo Una-Una (DP2LH), Kasubag Umum BNNK Tojo Una-Una dan sejumlah instansi terkait.(mg1/palu ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.