Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Penunjukkan M Abdul Madjid Melalui Seleksi Ketat

Kepala Kantor Perwakilan BI Sulteng Dikukuhkan

0 104

PALU EKSPRES, PALU– Setelah serahterima jabatan pada 17 Juli 2019, Pejabat Kepala Kantor Perwakilan (Kpw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Tengah resmi dikukuhkan, Senin 9 September 2019.

KPw BI Sulteng kini resmi dijabat M Abdul Madjid Ikram. Ikram yang sebelumnya menjabat KPw BI Cirebon menggantikan Miyono yang dimutasi sebagai Deputi Direktur KPw BI Daerah Istimewa Yogyakarta.

Erwin Rijanto dalam sambutannya mengatakan, pada 11 Juli 2019, Gubernur BI telah melantik dan serah terima jabatan sebanyak 46 pimpinan satuan kerja BI. Baik di kantor pusat, kantor perwakilan dalam negeri dan luar negeri.

“Termasuk dalam 46 jabatan itu adalah pelantikan dan serah terima jabatan Kepala Kantor  Perwakilan BI Sulteng,”kata Erwin.

Menirunya penggantian pimpinan diberbagai kantor perwakilan merupakan langkah penting dan strategis. Dan menjadi bagian dari transformasi organisasi BI. Untuk mendukung transformasi kebijakan dan mewujudkan visi BI. Menjadi bank sentral yang berkontribusi nyata terhadap perekonomian Indonesia.

“Untuk visi itu BI terus melakukan penguatan peran kantor perwakilan di daerah. BI berupaya mendudukkan kantor perwakilan secara tepat sehingga dapat mengikuti dinamika perkembangan dan tantangan di wilayah masing-masing,”jelasnya.

Untuk memastikan bahwa kantor perwakilan secara positif dan optimal, serta mampu menjalankan tugas dan fungsi BI sesuai mandat undang-undang, maka pemilihan figur pemimpin telah melalui proses penyaringan yang ketat.

“Untuk itu dewan gubernur memandang  saudara Muhammad Abdul Madjid Ikram merupakan pilihan terbaik saat ini untuk memimpin BI Perwakilan Sulteng,”sebutnya

Kepada Miyono, Erwin menyatakan terimakasih dan mengapresiasi seluruh kontribusi yang telah diberikan selama bertugas.

“Di tempat baru yaitu BI Yogyakarta, kaki berharap terus dapat berkontribusi dan memberi kinerja terbaik bagi BI dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,”harapnya.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum, Hukum dan Organisasi Pemprov Sulteng, Mulyono menyebut penggantian adalah hal biasa sebahai upaya transformasi sebuah organisasi. Mewakili Gubernur Sulteng, Mulyono mengapresiasi kinerja Miyono selama menjabat KPw BI Sulteng.

“Program BI dimasa pak Miyono adalah terciptanya sinergitas dalam upaya akselerasi pertumbuhan ekonomi Sulteng,”katanya.

Untuk itu Mulyono bergarap sinergitas itu dapat terus dipertahankan dimasa kepemimpinan M Adduk Madjid Ikram.

“Selamat menjadi bagian kemitraan. Kami berharap pejabat baru tetap menjaga sinergitas,”sebutnya.

Dia menambahkan tahun 2018 silam menjadi tahun yang penuh tantangan bagi Sulteng menyusul terjadinya bencana. Namun demikian persentase  pertumbuhan ekonomi Sulteng tetap stabil dan terjaga. Bahkan kata dia dalam kondisi demikian, persentasenya masih bertahan lebih tinggi dari persentase pertumbuhan ekonomi nasional.

“Capaian itu tentu upaya semua pihak yang terus berkomitmen. Namun demikian masih ada yang harus diselesaikan dan butuh kerjasama semua pihak utamanya BI,”demikian Mulyono.(mdi/palu ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.