Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Wagub Rusli Dg Palabbi  Puji Pelayanan Petugas Haji

Jemaah Haji Sulteng Tiba di Palu

0 172

PALU EKSPRES, PALU – Ratusan Jemaah haji asal Provinsi Sulteng tiba kembali di Palu, Minggu 8 September 2019. Rombongan pertama Jemaah haji Sulteng tersebut merupakan yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 7 Debarkasi Balikpapan (BPN-7), tiba di Bandara Mutiara SIS Aljufrie Palu terbagi dalam 3 trip penerbangan dari Balikpapan.

Sebagaimana dilaporkan Ketua Kloter BPN-7, H. Azham Labino, dalam kloter tersebut awalnya yang berangkat sejumlah 449 Jemaah ditambah 5 orang petugas kloter. Selanjutnya, dalam proses rangkaian ibadah haji selama lebih dari sebulan, 3 orang Jemaah wafat di tanah suci.

Ketiga Jemaah yang wafat tersebut, masing-masing Siti Salma Husein Lamonjong, Sitti Matalatta Beddu, Hj. Tuti Tikook Djubaidah. Ketiganya merupakan Jemaah yang berasal dari Kabupaten Banggai Laut. Secara umum, dari total 2.233 jemaah haji Sulteng yang berangkat ke tanah suci tahun ini, 7 orang di antaranya meninggal dunia.

Usai tiba di Palu, Jemaah kloter BPN-7 diterima langsung oleh Wakil Gubernur Sulteng, H. Rusli Dg. Palabbi, di aula Asrama Haji transit Palu. Rusli dalam sambutannya Rusli juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Jemaah haji Sulteng yang di tanah suci. Ia juga mengingatkan kepada Jemaah untuk dapat menjaga nilai-nilai ibadah haji, dalam kehidupan bermasyarakat.
“Nilai-nilai ibadah haji akan terlihat dari tingkah laku dan perubahan sikap. Juga diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dan bermanfaat dalam menciptakan kedamaian di tengah-tengah lingkungan kehidupan masyarakat,” kata Rusli.

Secara khusus, Rusli memberikan apresiasi kepada Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) atas kelancaran proses keberangkatan dan kepulangan Jemaah haji asal Sulteng tahun ini. Ia juga memuji kerja keras para petugas kloter yang memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh Jemaah.
“Semua mencurahkan waktu tenaga dan pikiran untuk melayani seluruh Jemaah haji kita, kita berikan apresiasi khususnya juga kepada para petugas kloter, keberhasilan ini tetap kita pertahankan, dan Insyaallah musim haji akan dating perlu ditingkatkan lagi dan apa yang masih ada kekurangan diperbaiki lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PPIH Sulteng yang juga Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng, Dr. H. Rusman Langke menyebutkan penyelenggaraan haji tahun ini agak berbeda dibanding sebelumnya. Pada tahun ini, pemerintah daerah memberikan pelayanan penerbangan Jemaah dari Palu menuju Embarkasi Balikpapan serta sebaliknya dari Debarkasi Balikpapan ke Palu dengan system carter pesawat. “Oleh pemerintah daerah angkutan domestik dari Palu ke Embarkasi serta dari Debarkasi kembali ke Palu itu sudah carter, jadi tidak lagi mengalami seperti tahun lalu yang sebagian Jemaah bergabung dengan penumpang pesawat reguler, ini Alhamdulillah suatu kemajuan yang merupakan perjuangan dari pemerintah daerah,” jelas Rusman.

Terkait upaya Sulteng menjadikan Palu sebagai Embarkasi Haji antara, Rusman menegaskan hal itu terus menjadi perhatian ke depannya. Hanya saja, saat ini diungkapkannya proses tersebut masih mengalami kendala. Salah satunya terkait pembangunan infrastruktur Asrama Haji yang terhenti akibat bencana alam gempa bumi beberapa waktu lalu.
“Asrama Haji kita sementara dibangun tapi tiba-tiba kita terkena musibah bencana alam, ini suatu yang tidak bisa kita elakkan, mudah-mudahan kita terus berupaya kami melobi ke tingkat pusat untuk kelanjutan pembangunan Asrama Haji kita, karena ini adalah kepentingan umat Islam dan kepentingan masyarakat Sulteng secara umum,” tandasnya. (abr/palu ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.