Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Wakil Bupati Majene, Sulawesi Barat, Berkunjung ke Parimo

0 41

Ketua DPRD Parimo, I Ketut Mardika (Kiri) saat memberikan cendera mata kepada Ketua DPRD Majene, Darmansyah. Foto : ASWADIN/PE

PALU EKSPRES, PARIGI– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Parigi Moutong menerima kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat, Kamis, 22 Agustus 2019.

Selain kunjungan kerja, Pemkab Majene juga melakukan kunjungan Budaya. Diketahui rombongan kunjungan kerja Pemkab Majene diterima oleh Bupati Parimo. Sedangkan rombongan kunjungan Budaya diterima oleh Magau Parigi.

Rombongan Pemkab Majene berjumlah 43 orang dipimpin langsung Wakil Bupati Majene, Drs H. Lukman dan Ketua DPRD Majene, Darmansyah.

Ketua DPRD Majene, Darmansyah yang ditemui usai melakukan kunjungan di kantor DPRD Parimo mengatakan, tujuan melakukan kunjungan kerja dalam rangka merampungkan Peraturan Daerah (Perda) tentang hari jadi Kabupaten Majene. Salah satu tempat yang paling tepat untuk dilakukan perbandingan adalah di Kabupaten Parigi Moutong.

“Karena saya lihat hubungan kekerabatan dan kesejarahan khususnya di Moutong. Sebab, hubungan Mandar, Majene itu sangat erat sekali,” ujarnya.

Sebab, menurut sejarah kata dia, pada tahun 1711, ada Raja Sendana Mandar datang ke Teluk Tomini dan mengusir bajak laut. Kemudian diberikan kepercayaan untuk membangun kerajaan Kasimbar. Setelah beberapa tahun kemudian, pusat kerajaan Kasimbar dipindahkan ke Moutong. Sehingga, jadilah kerajaan Moutong yang lebih besar pada saat itu.

Dia mengatakan, untuk penguatan Perda mereka, utamanya nilai-nilai sejarah yang ada di Kabupaten Parigi Moutong.”Kalau tanggal, bulan dan tahunya kan, tentunya ada nuansa kesejarahan. Tapi untuk memperkaya akan sejarah dan budaya tentu kita melakukan perbandingan dengan daerah lain,” tuturnya.

Menurutnya, kemungkinan dua daerah ini bakal menjalin kerjasama di bidang kelautan dan perikanan.
“Ini sangat menarik, kebetulan memang di Parimo ini banyak orang-orang Mandar yang membuat perahu. Nah, paling tidak itu kita kerjasama di bidang kelautan dan perikanan, untuk bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, jika nantinya kedua pemerintah daerah ini membangun kerjasama, tentu saja pihaknya lebih cenderung memilih kerjasama di bidang kelautan dan perikanan. Sebab menurutnya, itu yang lebih tepat.

“Karena masing-masing kita daerah pesisir,” ujarnya. (asw/palu ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.