Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

MTsN 3 Palu Diminta Segera Urus Dokumen Hibah Tanah

0 331

RESMIKAN KELAS – Sekprov Sulteng, Dr. H. Hidayat Lamakarate (kedua dari kiri), Kepala Kanwil Kemenag Sulteng, Dr. H. Rusman Langke (kedua dari kanan), bersama Kepala MTsN 3 Kota Palu dan Pimpinan Yayasan Sayangi Tunas Cilik, menggunting pita peresmian ruang kelas sementara MTsN 3 Kota Palu, Selasa 6 Agustus 2019. Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, PALU – Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 (MTsN 3) Kota Palu diminta untuk segera mengurus dokumen terkait tanah yang dihibahkan, agar pembangunan kembali ruang kelas permanen untuk Madrasah tersebut dapat segera dilaksanakan.

Sebelumnya MTsN 3 yang berada di jalan Dewi Sartika, Kelurahan Petobo Kecamatan Palu Selatan menjadi salah satu fasilitas publik yang terdampak parah akibat bencana alam likuefaksi di Kota Palu pada 28 September 2018 lalu. Saat ini MTsN 3 Kota Palu melaksanakan proses pembelajaran di lokasi sementara, di jalan Kijang Selatan VI, Palu Selatan.

“Kami mendukung rencana bahwa sudah ada tanah yang dihibahkan oleh masyarakat di Petobo. Kalau bisa cepat direspons itu, kemudian ambil dokumennya nanti kita sama-sama urus persyaratannya agar bisa segera disertifikatkan,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng, Dr. H. Moh. Hidayat Lamakarate, saat peresmian gedung kelas sementara MTsN 3 Kota Palu, Selasa 6 Agustus 2019.

Pembangunan gedung kelas sementara MTsN 3 Kota Palu, terselenggara atas bantuan salah satu yayasan yang konsen pada bidang pengembangan pendidikan, yakni Yayasan Sayangi Tunas Cilik. Ruang kelas sementara tersebut akan digunakan sambil menunggu dibangunnya bangunan permanen di lokasi yang telah disiapkan.

“Kita patut bersyukur kepada Allah karena MTsN 3 hari ini sudah lebih bagus dan bersyukur bisa segera digunakan,” ujar Hidayat.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng, Dr. H. Rusman Langke secara khusus mengapresiasi pihak MTsN 3 Kota Palu, yang meskipun terdampak bencana dengan parah, namun masih sanggup untuk terus melanjutkan proses pembelajarannya meski harus ‘mengungsi’ ke lokasi lain.

Rusman juga menyampaikan terima kasih kepada Sekprov Sulteng bersama yayasan terkait, karena terwujudnya pembangunan ruang kelas sementara tersebut karena komunikasi yang terjalin di antara keduanya.

“Ini bisa terwujud ruang kelas baru karena ada komunikasi antara Sekprov dengan Pimpinan Yayasan. Terima kasih kepada Bapak Sekprov yang perhatiannya begitu luar biasa kepada Madrasah yang ada di Provinsi Sulteng,” tandas Rusman. (abr/palu ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.