Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Tetap Jadi Oposisi, ‎PKS Lanjutkan Sikap Politiknya

0 77

PALU EKSPRES, JAKARTA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan akan meneruskan sikap istiqomahnya lima tahun mendatang. Besar kemungkinan partai berlogo bulan sabit kembar ini menjadi oposisi atau berada di luar pemerintahan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera mengatakan ‎walaupun sudah ada gelagat Gerindra akan bergabung ke koalisi Jokowi-Ma’ruf Amin. Namun PKS tetap isiqomah menjadi oposisi di lima tahun mendatang. ‎”Saya setuju Pak Prabowo ketemu Pak Jokowi, monggo. Tetapi pada saat itu PKS nyatakan diri kami oposisi,” ujar Mardani dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (27/7/2019).

Adapun PKS di 2014 silam meneguhkan sikapnya menjadi oposisi. Kala itu PKS dan Gerindra memilih berada di luar pemerintahan. Mengontrol Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) dalam menjalankan pemerintahan. Mardani berharap, partai-partai mantan pendukung Prabowo-Sandiaga Uno, seperti Gerindra, PAN dan Demokrat bisa mengikuti sikap politik PKS menjadi oposisi.

Hal itu juga membuat demokrasi ini semakin sehat, dan ada yang mengawasi jalannya pemerintahan. “Yang paling baik secara etika dan logikanya pendukung Pak Prabowo dan Bang Sandi semuanya bergabung dalam kami oposisi. Karena oposisi itu sehat,” katanya.

Mardani menduga para pendukung partai Prabowo-Sandiaga ‎juga menginginkan supaya mereka bisa menjadi oposisi. Sehingga jangan mengecewakan para pendukung. Hal ini juga supaya meningkatkan partipasi pemilih di pemilu yang akan datang.

“Negara kita sedang berdemokrasi dan sekarang ini tingkat partisipasi publik tinggi 81 persen lebih. Ketika perilaku kami tidak membuat mereka satisfied mereka bisa marah lagi,” katanya.

Sekadar informasi, Partai Gerindra, PAN dan Demokrat sudah menunjukan gelagatnya siap membantu pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin lima tahun ke depan. Misalnya dari, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Edhy Prabowo mengatakan ketua umumnya Prabowo Subianto siap membantu pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin apabila dibutuhkan. Namun Gerindra juga siap menjadi oposisi.

Selanjutnya, Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan juga menegaskan partainya sudah siap mendukung pemerintahan lima tahun ke depan. Apa yang dianggap baik bagi masyarakat, PAN akan mendukungnya. Namun PAN juga siap memberikan kritikan apabila pemerintah ke luar jalur.

Kemudian untuk Partai Demokrat juga menunjukan tanda-tanda siap bergabung ke koalsi Jokowi-Ma’ruf Amin. Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin mengatakan partai yang dikepalai oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini siap berkontribusi memberikan bantuan ke pemerintah apabila dibutuhkan. Namun demikian, bergabungnya Demokrat ke pemerintah harus selaras dengan 14 visi misi yang dimiliki partai berlogo bintang mercy ini.

(gun/jpc)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.