Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Nelayan dan Masyarakat Pelosok Kini Mereka Sudah Butuh Layanan Internet

0 70

PALU EKSPRES, JAKARTA – Internet of Things (IoT) semakin menjadi kebutuhan utama oleh kelompok masyarakat. Tidak hanya di kota besar, masyarakat di daerah pelosok seperti tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) mulai berupaya mengakses layanan tersebut.

Bagi masyarakat daerah terluar, terutama yang berprofesi sebagai nelayan kini menjadi jaringan internet sebagai perangkat untuk meningkatkan hasil tangkapannya. Inovasi itu dikembangkan oleh Kemenko Maritim.

Dengan menggandeng BUMN dan Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan-Pesisir Indonesia (Aspeksindo), kementerian yang dikomando Luhut B Panjaitan itu mengoptimalkan program “1 Juta Nelayan Berdaulat”. Program 1 Juta Nelayan Berdaulat ini didukung dengan teknologi dan koneksi internet 4G LTE melalui aplikasi fishOn.

Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan menyebut, melalui dukungan teknologi dan koneksi internet 4G LTE, nelayan dapat meningkatkan pemanfaatan sumber daya laut. “Selama ini pemanfaatannya hanya 7 persen menjadi minimal 17 persen,” kata Luhut B Panjaitan kepada wartawan di Jakarta, Senin (22/7/2019).

Pengembangan aplikasi fishOn ini menggandeng Net1 Indonesia, penyedia layanan mobile data broadband 4G LTE. CEO Net1 Indonesia Larry Ridwan mengatakan, ekosistem fishOn memberikan dampak positif bagi peningkatan perekonomian masyarakat dan sarana untuk komunikasi bagi nelayan. Aplikasi itu juga sebagai sarana untuk pelaporan ancaman kapal saing pencuri ikan.

“Lebih penting lagi, fishOn menciptakan peluang bagi nelayan untuk memperoleh hasil tangkapan ikan lebih banyak,” kata Larry Ridwan. Aplikasi fishOn ini telah dikembangkan di Kabupaten Kepulauan Talaud dan Kabupaten Kaimana sejak 2017 lalu.

“Kami untuk terus berusaha menyediakan layanan internet yang berkualitas bagi masyarakat untuk mendukung kegiatan sehari-hari untuk daerah pelosok, terutama di daerah 3T,” ungkap Larry.

Sejatinya kiprah Net1 ini tidak hanya untuk masyarakat di daerah 3T semata. Sektor lain pun demikian. Buktinya penyediaan layanan internet kapal-kapal besar yang dikelola oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)/ASDP. (jpc)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.