Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Soal Tarif Listrik, PLN Mengikuti Regulasi yang Ditetapkan Pemerintah

0 45

PALU EKSPRES, JAKARTA – Sebagai perusahaan penyedia listrik negara, suplai listrik kepada masyarakat menjadi prioritas utama PLN (Perusahaan Listrik Negara). Selain kehandalan sistem, sisi ekonomi juga sangat diperhatikan. Hal ini demi ketersediaan listrik yang terjangkau bagi masyarakat.

Plt. Executive Vice President Corporate Communication & CSR Dwi Suryo Abdullah mengatakan, itu diwujudkan dalam Tarif Tenaga Listrik (TTL) yang tidak pernah mengalami kenaikan sejak 2015. Bahkan mengalami penurunan dan bertahan tetap sejak 1 Januari 2017.

“Hal ini dilakukan untuk mendukung daya saing produk industri dan manufaktur sehingga memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Suryo dalam keterangan persnya Rabu (3/7/2019).

Hal itu, kutip Suryo, sesuai Undang-Undang No 30 Tahun 2009 Pasal 34 ayat 1 tentang kewenangan pemerintah dalam menetapkan tarif tenaga listrik untuk konsumen dengan persetujuan DPR.

Dimana penetapan tarif tenaga listrik dilakukan pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan harus mendapat persetujuan dari DPR. “Selanjutnya PLN sebagai Badan Usaha Milik Negara akan mengikuti semua regulasi dan ketetapan yang diambil Pemerintah,” jelasnya.

Penetapan Tarif Tenaga Listrik yang diatur Pemerintah, dikenal dengan Tarif Adjusment (TA). Baik untuk golongan tarif non subsidi maupun Subsidi yang dihitung berdasarkan 3 hal. Yakni Kurs, Inflasi dan ICP.

“Dalam menentukan tarif, pemerintah sangat memperhatikan kemampuan ekonomi masyarakat, sehingga dimungkinkan hingga akhir 2019 tidak ada kenaikan tariff,” paparnya.

Dalam upaya turut serta berkontribusi dalam penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar USD, Suryo mengajak masyarakat menggunakan produk dalam negeri. Sehingga kurs rupiah menguat yang nantinya akan mampu mendorong tarif listrik untuk turun.

Sementara itu, hingga Mei 2019 PLN berhasil menaikan rasio elektrifikasi nasional sebesar 98,5 persen. Hal tersebut tentu tidak lepas dari peran seluruh insan PLN dalam upaya percepatan pembangunan kelistrikan di tanah air.

Selain itu, PLN berhasil mencetak laba bersih sebesar 4,2 Triliun rupiah pada Triwulan I 2019 sebagai hasil dari berbagai upaya perseroan. “Seperti pertumbuhan penjualan, peningkatan kinerja operasi dan keuangan, serta efisiensi operasi,” pungkasnya. (dai/indopos)

 

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.