Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Pemda Belum Optimal Dukung Pencanangan KKB

0 73

PALU, EKSPRES, PALU – Kampung keluarga berencana (KLB) merupakan salah satu bagian dari program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang sedang digencarkan BKKBN.

Di wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng), sedikitnya telah dicanangkan sebanyak 342 KKB yang tersebar di kabupaten dan kota rentan waktu 2016 hingga 2019.

Dari jumlah itu, BKKBN Perwakilan Sulteng mencanangkan sebanyak 339 KKB. Tiga KKB lainnya dicanangkan sendiri oleh Pemkot Palu dengan pembiayaan APBD secara mandiri pada tahun 2019.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng, Tenny C Soriton, mengatakan, tujuan umum KKB prinsipnya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau pedesaan melalui program KKBPK. Serta pembangunan sektor terkait lainnya dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.

Tujuan khususnya  meningkatkan peran serta pemerintah, lembaga non pemerintah dan swasta dalam memfasilitasi, mendampingi dan membina masyarakat untuk menyelenggarakan program KKBPK dan pembangunan sektor terkait.

“Selain juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pembangunan berwawasan kependudukan,” kata Tenny kepada wartawan usai upacara peringatan hari keluarga nasional (Harganas) ke-26 tahun 2019 di kantor Perwakilan BKKBN Sulteng, Jumat 28 Juni 2019.

Namun sayangnya sebut Tenny, setelah pencanangan KKB di seluruh kabupaten dan kota, sejauh ini belum tindakan nyata dari sektor terkait untuk mendukung program tersebut.

Mestinya setelah pencanangan perlu ada komitmen dari pemerintah setempat bersama sektor terkait lainnya. Untuk kemudian secara bersama sama melakukan kegiatan untuk mencapai tujuan sebagaiman pembentukan KKB itu sendiri.

Terhadap kondisi itu, Tenny menegaskan bahwa tahun ini pihaknya memutuskan untuk fokus kegiatan pada 14 KKB percontohan saja.

Antara lain satu KKB percontohan disetiap kabupaten, kecuali Kota Palu.
Namun  Dua KKB percontohan, yakni di Lorong Bakso, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur menjadi KKB percontohan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan di Kelurahan Pantoloan Boya, Kecamatan Tawaeli menjadi KKB percontohan Pemerintah Kota Palu.

Senada, Kasubdit Hubungan Antar Lembaga dan Bina Lapangan Bidang Advokasi Pergerakan dan Informasi BKKBN Sulteng, Suryani. Dia mengatakan, khusus tahun ini, tidak ada lagi pencanangan KKB dilaksanakan Perwakilan BKKBN Sulteng.

“Kegiatan program akan difokuskan di KKB percontohan. Dengan harapan, bisa menjadi pemicu sektor terkait untuk terlibat dalam KKB lainnya jika indikator kebershasilannya sudah terliihat,” katanya

Namun, kata dia, Pemkot Palu tetap akan mencanangkan delapan KKB di Kota Palu menggunakan APBD Kota Palu. Pencanangan itu diyakini Pemkot Palu menyadari dan sudah merasakan dampak dari pembentukan KKB di wilayah itu. Sehingga, Pemkot Palu tidak lagi mengharapkan dana alokasi khusus (DAK) untuk pencanangan.

“Tiga diantaranya telah dicanangkan dan  rencananya masih ada lima lagi yang akan dicanangkan. Hingga kini, total KKB di Kota Palu termasuk dua KKB percontohan sebanyak 19 KKB,”demikian Suryani.(mdi/palu ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.