Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Pemkot Bulat Polisikan Ridwan Basatu

237

KONFIRMASI. Sigit Purnomo Said memberikan keterangan tentang rencana menempuh jalur hukum. (foto: HAMDI ANWAR)

PALU,PE- Pemerintah Kota Palu bulat membawa masalah pemberitaan terkait sewa kontrakan rumah Wakil Walikota Palu ke jalur hukum. Objek laporannya adalah keterangan Anggota DPRD Palu, Ridwan Basatu yang menyebutkan anggaran sewa berasal dari APBD.

Wakil Walikota Palu Sigit Purnomo Said, Pasha, kepada wartawan menyebut, Pemkot melalui kuasa hukum sudah memasukkan laporan itu ke Mapolda Sulteng sebagai delik aduan. “Hari ini (Rabu-red) kami ke Polda menindaklanjuti terkait dengan laporan yang sudah dibawa kuasa hukum Pemkot yang berisi tentang pencemaran nama baik Pemkot Palu,”kata Pasha, Rabu 18 Januari.

Sebenarnya, kata Pasha, secara pribadi dirinya tidak mempermasalahkan pernyataan itu. Namun berita itu turut menyeret-nyeret kredibilitas Pemkot Palu. Yang akhirnya membuat Walikota Palu Hidayat tersakiti.

“Kalau pribadi saya bilang sudahlah. Saya nda ada urusan sama beliau (Ridwan Basatu) karena saya nda kenal. Dan seingat saya, nda pernah ketemu beliau,”tutur Pasha.

Yang menjadi soal menurutnya, pernyataan anggota DPRD yang menyebutkan seoalah-olah angaran sewa kontrakan memang dianggarkan dalam APBD. Padahal sesungguhnya anggaran itu tidak pernah dimasukkan dalam APBD.

“Cuma begitu saya liat di Link berita, ternyata beliau (Ridwan) mengatakan, ada, ini berarti tidak ada kebohongan. Yah sudah, saya pikir ini harus ditindaklanjuti saja,”jelasnya.

Apalagi pak Walikota sebagai bagian dari pemerintah merasa tersakiti dengan statmen itu. “Kalau dipikir-pikir sebenarnya tidak ada masalah. Tapi dampak yang tidak terlihat itu besar sekali. Apa itu Ya Kredibilitas Pemkot yang sudah bekerja semaksimal mungkin,” katanya.

Ditanya soal media yang merilis berita itu, Pasha menyebut juga akan dilaporkan.”Siapapun akan kita laporkan. Termasuk media.  Ah, kalau media yang salah, berarti ada dua yang melapor. Pak Ridwan dan saya. Karena dia merasa dirugikan,”jelasnya lagi.

Pasha berharap dengan peristiwa tersebut, semua pihak dapat mengambil hikmah. Menurutnya, selama menjabat Wakil Walikota Palu dirinya selalu akan berusaha berbuat sesuatu yang baik bagi daerah.

“Kita belajar sama-samalah. Saya nggak mungkin ngajarin orang. Dan saya juga masih perlu banyak belajar,”pungkasnya.(mdi)

Komentar ditutup