Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Banjir Morowali, Dua Jembatan Terputus dan Puluhan Rumah Terendam

0 160

PALU EKSPRES, MOROWALI– Beberapa  desa di Kabupaten  Morowali dilanda banjir sejak Kamis (6/6).  Akibatnya puluhan rumah warga  terendam  banjir dan  beberapa infrastruktur jalan rusak serta puluhan tiang listrik di beberapa titik rubuh.

Dari informasi yang dihimpun, hujan lebat terjadi di Morowali sejak Kamis malam belum lama ini. Selama terjadi hujan, beberapa sungai di Kabupaten Morowali mulai meluap.

Puncaknya, pada Jumat malam hingga Sabtu pagi sekitar pukul 05.00 wita. Hingga saat ini, warga yang terdampak banjir kebanyakan memilih untuk mengungsi di tempat yang aman.

Salah seorang warga di Kecamatan Bungku Barat bernama Said saat dihubungi dari Palu pada Sabtu  (8/6) menyatakan bahwa, saat ini di wilayah Kecamatan Bungku Barat masih dilanda hujan. Alhasil, beberapa rumah warga terendam banjir.

“Sekarangpun masih hujan rintik-rintik. Akibat terjadinya hujan ini, puluhan rumah warga terendam dan jembatan yang menghubungkan antara Desa Wosu dan Desa Larobenu sudah rubuh dan tidak bisa dilewati lagi,” ungkapnya.

Di Kecamatan Bahodopi, beberapa Desa juga telah dilanda banjir. Yang paling parah di Desa Dampala dan Desa Siumbatu. Di dua desa ini, puluhan rumah warga juga terendam bahkan ada juga rumah yang mengalami kerusakan.
Selain itu, jembatan penghubung Desa Dampala dan Siumbatu juga telah rubuh.

“Pemerintah Morowali diharapkan agar segera mengambil tindakan konkrit sebagai solusi dari bencana alam yang melanda daerah daerah ini.Terutama perbaikan beberapa jembatan yang sudah roboh diterjang banjir seperti jembatan penghubung Desa Dampala dan Siumbatu. Apalagi, jembatan ini merupakan satu-satunya akses yang dapat dilalui menuju Kecamatan Bahodopi dan sebaliknya,”harap salah satu warga Kecamatan Bahodopi bernama Adi ini.

Sementara itu ditanyai terkait langkah apa yang telah dilakukan pihak BPBD Morowali dalam hal bencana banjir ini, Kepala BPBD Morowali menolak untuk berkomentar. Dihubungi di nomor pribadinya, Nafsahu Salili sama sekali tidak memberikan keterangan soal bencana banjir besar yang melanda Kabupaten Morowali ini.(***/palu ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.