Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Barang Bukti lebih 200 Gram, Polisi Amankan Tiga Pengedar Sabu-sabu di Palu,

0 53

SABU-SABU – Wakapolres Palu, Kompol Basrum Sychbutuh memerlihatkan dua paket sabu-sabu seberat 200 gram, dari pelaku pengedar di Kota Palu. Foto: IMAM/PE

PALU EKSPRES, PALU – Jajaran Polres Palu melalui Sat Narkoba kembali mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika di Kota Palu. Kali ini Polres mengamankan tiga orang pengedar narkotika jenis sabu-sabu, masing-masing HT (24 tahun), IC (27) dan salah seorang perempuan berinisial LS (32).

Wakapolres Palu, Kompol Basrum Sychbutuh kepada wartawan, di Press Room Polres Palu, Kamis 23 Mei 2019 mengungkapkan ketiga tersangka diamankan dari dua lokasi berbeda. Dua tersangka laki-laki HT dan IC diamankan di sekitar jalan Tanjung Satu Kelurahan Lolu Utara Kecamatan Palu Timur. Dari kedua tersangka tersebut setelah dilakukan pengembangan Polisi kemudian mengamankan tersangka perempuan LS di sekitar jakan Kancil Kelurahan Tatura Selatan Kecamatan Palu Selatan.
“Modusnya tersangka menjual barang tersebut kepada pembeli di suatu tempat yang aman. Para tersangka dari dua lokasi ini saling berkaitan,” kata Kompol Basrum.

Dari dua tersangka di lokasi pertama, polisi berhasil mendapati barang bukti di antaranya berupa tiga paket sabu-sabu seberat 23 gram, 12 paket sabi-sabu seberat 12 gram, 7 lembar plastik klip bekas pembungkus sabu-sabu, sebuah timbangan digital dan uang tunai Rp1.700.000.
Di lokasi kedua dengan tersangka LS, Polisi mendapati barang bukti di antaranya berupa dua paket sabu-sabu seberat 200 gram, sebuah timbangan digital, beberapa buku tabungan dan slip setoran bank, serta uang tunai Rp4.180.000.

Kompol Basrum menyebutkan, untuk sementara para pelaku disangkakan dengan UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika Pasal 114 ayat (2) dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, subsider Pasal 112 ayat (2) dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun.
“Dari barang bukti yang sudah diamankan, penyidik sedang melakukan pengembangan untuk mencari tahu dari mana asal sabu-sabu yang diedarkan para pelaku,” pungkasnya. (abr/palu ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.