Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Perkelahian Antar Pelajar, Polsek Dolo Lakukan Mediasi

0 84

PALU EKSPRES, SIGI – Polsek Dolo melakukan mediasi untuk menyelesaikan permasalahan perkelahian antar pelajar SMAN 2 Sigi, bertempat di Mapolsek Dolo, Senin 20 Mei 2019.
“Setelah adanya laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi perkelahian antar pelajar dari SMAN 2 Sigi di perempatan pasar Desa Kotapulu, Kecamatan Dolo. Kemudian kita lakukan patroli dan mengecek TKP, dan benar ada perkelahian pelajar di perempatan pasar Desa Kota Pulu dan kami langsung amankan pelajar yang berkelahi di kantor Polsek Dolo untuk d lakukan mediasi untuk penyelesaian masalah tersebut,” kata Waka Polsek Dolo, IPDA Lukman, didampingi Babinkantibmas Desa Tulo serta Kanit patroli Polsek Dolo, di sela-sela mediasi pelajar itu.

IPDA Lukman mengatakan, mediasi ini dilakukan untuk mencegah terjadinya balas dendam atau tauran nantinya. Karena pelajar yang berkelahi satu sekolah, namun bertempat tinggal berbeda desa. “Sehingga secepatnya Polsek Dolo ambil tindakan penyelasiaan secara damai, agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi,” ucapnya.
Dalam proses mediasi, para pelajar yang berkelahi, para guru, Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 2 Sigi, dan kedua orangtua pelajar yang berkelahi dihadirkan.

Kepada pelajar tersebut, Waka Polsek Dolo berpesan agar para pelajar tidak mengulangi lagi perbuatannya. Dan, kepada orangtua dan para guru untuk turut bersama- sama mengawasi siswanya.
“Di sekolah hak guru berperan dalam pengawasan pendidikan siswanya, sedangkan di lingkungan tempat tinggalnya, orangtua dibutuhkan untuk mengontrol tindakan anaknya untuk mencegah melakukan tindakan negatif,” kata IPDA Lukman.

Setelah mendapat penjelasan dari Waka Polsek Dolo, kedua pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan dan menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Penandatanganan itu disaksikan dari pihak guru dan pihak orangtua pelajar itu sendiri.

(mg4/palu ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.