Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Buntut Penyebaran Berita Hoaks Seputar People Power, Longki Laporkan Tiga Nama Pelaku Hoaks

0 167

 

 

 

PALU EKSPRES, PALU– Gubernur Sulteng, H. Longki Djanggola mengambil sikap tegas terkait penyebaran berita hoaks yang beredar di media sosial terkait people power yang mencatut namanya. Hoaks tersebut menampilkan gambar halaman depan mirip salah satu media cetak di Palu yang mencantumkan judul “Longki Djanggola Membiayai Aksi People Power di Sulteng”.

Terkait hal itu, Longki yang diwakili Kepala Biro Humas Pemprov Sulteng, Haris Kariming dan Biro Hukum Pemprov Sulteng secara resmi melaporkan penyebaran hoaks tersebut ke Ditreskrimsus Polda Sulteng pada Senin 20 Mei 2019. Usai menerima laporan tersebut, tim penyidik cyber crime Ditreskrimsus Polda Sulteng lalu mengambil keterangan langsung dari Longki di Kantor Gubernur Sulteng selama kurang lebih 2,5 jam sejak sekira pukul 13.00 WITA.

Dalam Tanda Bukti Laporan Pengaduan bernomor TBLP/31/V/2019/Ditreskrimsus tercantum Longki Djanggola sebagai pelapor, melaporkan tiga orang atas dugaan pelanggaran UU ITE dan pencemaran nama baik, karena diduga melakukan penyebarluasan hoaks yang menimbulkan ujaran kebencian kepada pribadi Longki Djanggola, melalui sarana media sosial.

Ketiga orang yang dilaporkan tersebut masing-masing berinisial BQ, MH dan YB. Salah seorang di antaranya merupakan politikus Sulteng, yang diduga sangat aktif menyebarluaskan hoaks tersebut melalui akun media sosial seperti facebook dan juga grup aplikasi WhatsApp.
“Salah seorang berprofesi sebagai politikus. Yang dua lainnya belum bisa kita lacak dari media sosialnya,” kata Kepala Biro Humas Pemprov Sulteng, Haris Kariming, yang mewakili Longki.

Haris melanjutkan, kemungkinan pada Selasa 21 Mei 2019 secara resmi pula beberapa elemen lainnya akan turut melaporkan hal serupa ke Polda Sulteng. Di antaranya adalah media cetak yang tercatut, serta DPD Partai Gerindra Sulteng, karena selain sebagai Gubernur Sulteng Longki juga saat ini menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Sulteng.

Haris menegaskan hal ini sebagai langkah tegas untuk memerangi penyebaran hoaks yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat. “Kita tanpa ampun bersihkan hoaks di Sulteng,” tegasnya.

(abr/palu ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.