Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Dana Masjid Tidak Bisa Dicairkan

0 307

RAPAT – Dana hibah pembangunan dua masjid di Desa Salubomba, Kecamatan Banawa Tengah, hingga tahun 2019 tak kunjung dicairkan. Foto: Jose Rizal/PE

PALU EKSPRES, DONGGALA – Entah mengapa, dana hibah pembangunan dua masjid di Desa Salubomba, Kecamatan Banawa Tengah, hingga tahun 2019 tak kunjung dicairkan oleh bendahara keuangan Pemkab Donggala. Padahal dana tersebut sudah tercantum dalam batang tubuh APBD Donggala tahun 2018. Belum cairnya dana pembangunan masjid itu membuat anggota DPRD Donggala, Takwin emosi.

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) ketua Frakasi PKS ini terus mencerca berbagai pertanyaan kepada Asisten I Yusuf Lamakampali, Kabag Kesra, Muhammad, dan staf Keuangan, Arifin, perihal beluk dicairkannya anggaran pembangunan dua masjid itu.
“Anggaran sudah jelas ada dibatang tubuh APBD 2018, mekanisme sudah dilalui oleh pengurs masjid dengan mengajukan perposal dan tidak ada persoalan, lalu kenapa sudah setahun tak ada kejelasan,” ucap ketua DPD PKS Donggala itu.

Ia menekankan, bendahara daerah tidak mencairkan anggaran tersebut sama halnya bendahara daerah melanggar aturan karena APBD adalah produk konstitusi yang harus dijalankan oleh pemerintah daearh.
Staf bagian keuangan daerah, Arifin mengaku proposoal bantuan dua masjid itu sampai sekarang masih berada dimeja bupati untuk di check list.
“Anda jangan bawa-bawa nama bupati. Apa kepentingan bupati melakukan check list proposol. Janganlah bupati periksa RAB-nya, semua sudah jelas nominal bantuannya dua masjid itu 150jt, masjid Nurul Huda 100jt, Raudatul Jannah Rp 50jt. Komiu mau bantu bupati buat dosa?,” potong Takwin. Asisten Yusuf Lamangkapali menengahi dengan menjelaskan bahwa untuk bantuan kerumah ibadah bupati juga punya hak mengetahui.

Menurut Yusuf wajar saja kalau bupati mengecek proposal masjid, siapa tau ada yang tidak sesuai.

Wakil ketua II Abd Rasyid yang memimpin RDP tersebut mengatakan agar masalah tersebut tidak usah terlalu diperlebar. Namun ia menekankan dana masjid dana untuk dua masjid itu bisa dicairkan atau tidak. Rasyid juga berpesan agar bantuan masjid jangan dipolitisasi.
“Jangan lagi dipolitisasi bantuan masjid, Pileg dan Pilpres sudah selesai.

Sekarang komiu (keuangan) mau cairkan atau tidak dana masjid ini,” tanya Rasyid. “Siap, pak ketua, kami akan proses secepatnya,” tutup staf keuangan dengan suara rendah.

(mg6/palu ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.