oleh

Mata Kasman Berkaca-kaca Saat  Melepas  Seragam ASN Donggala karena Dipecat

PALU EKSPRES, DONGGALA – Upacara pemberhentian Hasanudin diwarnai dengan kesedihan dan air mata peserta upacara. Hasanudin, satu dari tiga ASN yang diberhentikan dengan tidak hormat oleh Bupati Donggala, Kasman Lassa, Kamis 2 Mei 2019 pagi tadi.

Saat pelepasan seragam Korpri yang dikenakan oleh Hasanudin, tiba-tiba terdengar tangis histeris dari barisan peserta upacara. Momen Hardiknas yang sakral itu pun berubah dengan derai air mata. Bupati Kasman Lassa juga tak kuasa membendung air matanya.

Berdasarkan Surat Keputusan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) RI Nomor: S.4.26-30/5/.65-6/57 16 Mei 2108, Hasanudin dan dua rekannya diberhentikan dengan tidak hormat karena melanggar disiplin ASN.

Bupati Kasman Lassa dengan mata berkaca-kaca melepas satu demi satu kancing baju kebanggan ASN itu dari tubuh Hasanudin.
Nampak Sekda Donggala, Aidil Nur yang ikut mendampingi bupati juga meneteskan air air mata. Hasanudin nampak tegar dengan keputusan tersebut.

“Saya harus menjalankan aturan. Ini bukan keinginan saya secara pribadi, tapi ini perintah Undang-undang,” ujar Bupati Kasman Lassa.

Usai melepas baju Korpri dan menggantinya dengan baju batik kepada Hasanudin, Bupati Kasman Lassa kembali memeluk Hasanudin dan memintanya untuk bersabar serta menerima keputusan tersebut dengan ihklas.

“Saudara harus sabar dan ihklas. Inilah keputusan yang kami harus ambil. Keputusan ini memang berat, tapi kalau tidak dijalankan, maka akan kembali kepada kami sendiri,” tutup Bupati Kasman Lassa dengan mata berkaca-kaca.

Sebelum meninggalkan lokasi upacara, Bupati Kasman Lassa menegaskan pemberhentian tiga ASN yang mengabdi di Pemda Donggala tersebut menjadi pembelajaran bagi ASN lainya untuk tidak main-main dalam melaksanakan tugas sebagai ASN.

(mg6/palu ekspres)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed