Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Komunikasi Lewat Telepon, Luhut Sebut Prabowo Sosok yang Rasional

0 45

PALU EKSPRES, JAKARTA – Komunikasi antara Prabowo Subianto dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan ternyata sudah berjalan. Luhut bahkan mengaku telah menghubungi Prabowo melalui telepon.

Luhut menceritakan, dirinya dan Prabowo sempat sepakat bertemu pada Minggu (21/4/2019). Rencananya, pertemuan dilakukan sambil menyantap masakan Jepang. “Tapi kemudian ada masalah teknis. Beliau (Prabowo, Red) agak sakit flu. Kami reschedule,” ujarnya di kompleks istana kepresidenan, Jakarta, kemarin (22/4/2019).

Sebagaimana diketahui, Jokowi berharap bisa bertemu dengan Prabowo untuk bersilaturahmi. Sebagai langkah awal, Jokowi menunjuk Luhut sebagai utusan untuk menjembatani pertemuan tersebut.

Luhut menyebut Prabowo sebagai sosok yang baik dan rasional. Sikap patriotik dan komitmen Prabowo untuk membangun bangsa tidak diragukan lagi. Namun, lanjut dia, mantan Danjen Kopassus itu menerima masukan yang kurang tepat dari orang di sekelilingnya dalam melihat hasil pemilu. ”Jadi, saya hanya titip, mau bilang, ya jangan terlalu didengerin lah pikiran-pikiran yang basisnya gak terlalu jelas. Karena Pak Prabowo sendiri orang yang rasional,” tuturnya.

Dia menuturkan, konstitusi dan aturan pemilu harus dihormati. Karena itu, apa pun yang diputuskan KPU harus diterima semua kontestan. Sebab, bagaimanapun data-data ilmiah tidak bisa dibohongi. ”Siapa pun, dia mengatakan begini begitu, at the end orang akan lihat data digital yang tidak bisa dibohongi,” ungkapnya.

Namun, Luhut menegaskan bahwa kubu 01 tak lantas mengklaim memenangi pilpres. Dia hanya menyatakan bahwa apa pun putusan KPU harus dihormati. “Saya tidak ingin terlalu jauh seperti itu (menang atau kalah). Pak Prabowo orang yang arif, dia tahu apa yang harus dilakukan. Hanya titip agar orang-orang di sekitarnya jangan memberi informasi yang tidak benar,” terangnya.

Pria berdarah Batak itu mengungkapkan, pertemuan lanjutan bakal diadakan. Waktunya bergantung pada kesiapan Prabowo. Luhut siap berkomunikasi kapan pun dan di mana pun.
Capres 02 Prabowo Subianto saat pencoblosan Pemilu 17 April 2019 lalu. (Miftahul Hayat/Jawa Pos)

Di sisi lain, Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi Andre Rosiade tidak tahu Luhut sudah menelepon Prabowo. Menurut Andre, dirinya menangkap indikasi justru dari pihak Luhut yang lebih proaktif ingin bertemu dengan Prabowo. Padahal, Prabowo sampai saat ini berkonsentrasi memantau rekapitulasi suara.

“Kita lagi berproses pemilu, lagi penghitungan suara. Relawan dan pendukung kami lagi konsentrasi di kecamatan menjaga proses ini. Kok tiba-tiba Pak Luhut ngotot banget sih? Memang ada apa?” kata Andre.

Menurut dia, sebaiknya pertemuan itu dilakukan pada waktu yang tepat. Jika setelah penetapan rekapitulasi suara pada 22 Mei dinilai belum pas, masih ada momen Ramadan dan Syawal yang juga tepat untuk bersilaturahmi. ”Nanti, nanti, habis seluruh proses selesai, habis Lebaran aja ketemuannya. Habis Lebaran ketemu sudah paling pas,” tandasnya.

(far/bay/c14/oni)

 

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.