Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Dinilai Mubazir, Seremoni FTT Tak Digelar Tahun Mendatang

0 89

PALU EKSPRES, PARIGI– Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinachri Ahmad memastikan, kegiatan seremoni Festival Teluk Tomini (FTT) 2019 ini akan menjadi event terakhir.

Menurut dia, di tahun 2020 mendatang pihaknya  tidak lagi melaksanakan even yang dinilai mengeluarkan banyak uang daerah tersebut. Sebab, kata dia, uang yang masuk ke daerah pada even tersebut tidak signifikan. 

Rencananya lanjut dia, pihaknya hanya akan menjual destinasi dengan meminta dukungan dari sejumlah OPD terkait.

“OPD pendukung kami meminta untuk menyiapkan destinasinya tahun depan. Sehingga, di tahun 2021 nanti, kita bisa eksen lagi,” ujarnya.

Meskipun FTT 2019 ini kata dia, menjadi even terakhir, tetapi bukan menjadi yang terakhir. Hanya saja, pihaknya akan merubah strategi dengan menjual destinasi terlebih dahulu, agar dikenal oleh wisatawan dan berkunjung ke Kabupaten Parigi Moutong.

Bahkan, lanjut dia saat ini pihaknya sedang menyusun estimasi biaya untuk berkunjung ke Kabupaten Parimo. Selain itu, juga mempersiapkan sisi keamanan wilayah. 

Tetapi, pihaknya belum dapat menyebutkan berapa nantinya jumlah modal untuk menjual berbagai destinasi di Parimo. Tapi hingga tahun ini dengan keadaan pagu anggaran yang dikelolahnya, Disporapar hanya menggunakan media yang bersifat gratis yang menyentuh ke seluruh traveler. Misalnya, media sosial facebook, instagram dan twitter.

“Tadi, opening FTT hari ini menjadi tranding topik nasional di twitter. Orang akan tertarik dan mencari tahu apa itu Teluk Tomini, dan dimana Parigi. Sehingga pertanyaan itu harus kita jawab. Kemudian ketika berbicara Parigi, yang diingat oleh orang adalah Parigi Moutong. Bukan daerah Parigi yang ada di Pangandaran,” jelas Zulfinachri kepada media ini usai pembukaan FTT 2019, di halaman Kantor Bupati Parimo, Jumat 19 April 2019. (asw/palu ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.