Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Perangi Narkoba Mulai dari Lingkungan Sekolah

0 36

PALU EKSPRES, PALU – Ribuan peserta didik, guru dan tenaga kependidikan jenjang SMP negeri dan swasta di Kota Palu secara resmi dikukuhkan sebagai Satuan Tugas (Satgas) Antinarkoba, di halaman SMP Negeri 5 Palu, Sabtu 6 April 2019.

Wali Kota Palu, Hidayat melalui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, H. Ansyar Sutiadi menegaskan, bahwa perlawanan peredaran dan penyalahgunaan narkotika harus digalakkan di seluruh lapisan masyarakat, termasuk di antaranya di kalangan pelajar di Kota Palu. Menurutnya, hal tersebut harus dilakukan karena Indonesia saat ini berstatus darurat narkoba.
“Jangan sampai bangsa ini kehilangan satu generasi. Untuk itu telah menjadi tanggungjawab bersama menyelamatkan Indonesia dari penyalahgunaan narkoba,” kata Ansyar membacakan sambutan Wali Kota Palu.

Ia berharap keberadaan Satgas Antinarkoba dapat berjalan efektif dalam mengantisipasi penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar sebagai generasi masa depan bangsa. Pada kesempatan tersebut, sebanyak sekitar 1.500 siswa, guru dan tenaga kependidikan dikukuhkan menjadi Satgas.

Dalam pelaksanaan tugasnya, setiap anggota Satgas ditugaskan untuk melakukan monitoring dan memastikan 10 hingga 15 orang siswa lainnya di sekolah masing-masing terbebas dari pengaruh narkoba.
“Jumlah peserta didik SMP di Kota Palu sekitar 18 ribu orang. Jika setiap anggota Satgas ini dapat aktif melakukan tugasnya, maka dipastikan seluruh peserta didik SMP se-Kota Palu menjadi bersih dari narkoba,” tegasnya.

Ia juga memastikan, para anggota satgas nantinya akan dibekali pelatihan terkait dengan tugasnya, agar memiliki pengetahuan terkait mengindentifikasi siapa saja yang terkena peredaran gelap narkoba.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palu, AKBP Abire Nusu menerangkan, bahwa upaya pemerintah dalam memerangi penyalahgunaan narkoba telah dilakukan dalam berbagai cara. Salah satunya adalah melalui UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dan Inpres nomor 6 tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN).
“Kita berharap sekolah makin siap dan tanggap dalam merespons persoalan P4GN di sekolah, dan mampu bekerjasama dengan aparat terkait, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi BNN Kota Palu,” kata Abire.

Abire menjelaskan, melalui P4GN pencegahan penyalahgunaan narkoba bukan hanya menjadi tugas BNN dan Kepolisian, namun juga menjadi tugas seluruh eleman masyarakat. Jika respons dan partisipasi sekolah dan masyarakat kurang, maka selain dapat mempersulit pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba, tetapi juga memberikan ruang kepada peredaran gelap narkoba untuk terus berkembang.

(abr/palu ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.