Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Harga Tiket Pesawat Garuda Diskon 50 Persen

0 48

PALU EKSPRES, BATAM – Maskapai Garuda memberikan diskon harga tiket hingga 50 persen, untuk seluruh rute penerbangan domestik.

Vice Presiden Corporate Secretary PT Garuda Indonesia, M Ikhsan Rosan menyatakan promo ini berlaku dari 31 Maret hingga 13 Mei.

“Promo ini diberikan bagian dari dukungan Garuda Indonesia, untuk menunjang pergerakan perekonomian nasional, khususnya sektor pariwisata, UMKM hingga industri logistik,” katanya, seperti diberitakan Batam Pos (Jawa Pos Group).

Pembelian tiket promo ini, kata Ikhsan bisa dibeli secara online melalui website garuda. Langkah yang diambil Garuda ini, kata Ikhsan dapat diikuti oleh maskapai lainnya. Sehingga dapat menggerakkan lagi industri perhotelan dan pariwisata.

“Komitmen kami memperhatikan kepentingan internal perusahaan dan aspek kepentingan nasional secara berdampingan dalam setiap pengambilan keputusan. Termasuk penentuan harga tiket,” ungkapnya.

Sementara itu, Manager Lion Air Grup area Batam, M Zaini Bire mengaku harga tiket pesawat berlogo singa tersebut sudah turun, dibandingkan beberapa waktu lalu. Walaupun penurunan harga tidak terlalu signifikan. “Harga tiket, sudah di tengah-tengah. Tidak tinggi lagi,” ungkapnya.

Dari pantauan Batam Pos di salah satu laman penjualan tiket online, rute Batam ke Medan harga tiket paling rendah dijual seharga Rp 1,2 juta, Batam ke Jakarta Rp 900 ribu, Batam ke Pekanbaru Rp 570 ribu, Batam ke Padang Rp 659 ribu dan Batam ke Surabaya Rp 1,3 juta.
Dibandingkan sekitar dua minggu lalu, memang terlihat adanya penurunan harga tiket. Batam ke Padang sebelumnya dijual harga sekitar Rp 750 ribuan, tapi dalam minggu ini dijual Rp 659 ribu.

Terkait penurunan harga tiket ini, menurut masyarakat masih tetap tinggi. Taufik, warga Tiban Indah mengaku sebelum melonjaknya harga tiket. Rute Batam ke Padang saat low season dijual di kisaran harga Rp 350 ribu, Batam ke Jakarta Rp 600 ribu.

“Memang turun, tapi harganya tidak seperti tahun lalu. Saya merasa masih tetap tinggi,” ungkapnya.

Akibat tingginya harga tiket ini, Taufik mengakui membatalkan sejumlah jadwal travelingnya. “Punya rencana mau jalan-jalan dengan keluarga. Harga tiket tinggi, saya mengurungkan niat untuk jalan-jalan dulu. Mungkin sampai, harga tiket kembali normal,” tuturnya.

Sementara itu, Ombudsman Kepri Lagat Siadari mengatakan harga tiket akan mulai turun per 1 April. Karena pemerintah pusat dengan maskapai sudah melakukan pertemuan, terkait harga tiket. “Yah kita lihat saja, apa benar harga tiket turun. Tapi percayalah, pasti akan turun,” ungkapnya.

Lagat mengatakan pemerintah sudah berinisiasi menurunkan harga avtur, yang merupakan salah satu komponen dari tertinggi dari maskapai penerbangan. “Pasti dampaklah, harga avtur turun terhadap harga tiket. Dari beberapa kali rapat pemerintah dengan pihak maskapai, hasilnya selalu positif,” ujarnya. (fiska/BP)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.