Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Grab dan Gojek Beri Respons Soal Biaya Jasa Ojol

0 53

PALU EKSPRES, JAKARTA – Grab Indonesia buka suara soal penetapan biaya jasa ojek online (ojol) yang sudah diumumkan pemerintah. Head of Public Affairs Grab Indonesia, Tri Anreianno mengatakan, pihaknya akan mempelajari kembali keputusan tersebut. Selanjutnya, pihaknya bakal memberi usulan jika memang perlu diberi masukkan.

“Kami masih menunggu salinan keputusan resmi tertulis dari Pemerintah agar dapat mempelajari dengan teliti dan memberikan respons yang tepat,” ujarnya di Jakarta, Senin (25/3/2019).

Menurutnya, kebijakan biaya jasa akan berdampak signifikan kepada para pengguna dengan daya beli terbatas. Dalam pandangannya, lembaga perlindungan konsumen lebih kompeten dalam memberikan pandangan dari perspektif kepentingan konsumen.

Vice President Corporate Affairs GOJEK Indonesia Michael Say, mengatakan hal senada. Pihaknya perlu mempelajari lebih lanjut keputusan itu. Menurut dia, penentuan biaya jasa ojol akan kembali kepada konsumen.

“Kami perlu mempelajari terlebih dahulu dampaknya kepada permintaan konsumen, pendapatan para mitra yang sejatinya bergantung pada kesediaan konsumen, dan juga para mitra UMKM di dalam ekosistem GOJEK yang menggunakan layanan antar ojek online,” kata dia.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Direktorat Jenderal Perhubungan Darat membaginya dalam tiga zona. Adapun zona 1 meliputi wilayah Jawa non Jabodetabek, Sumatera dan Bali. Zona 2 meliputi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Terakhir, zona 3 meliputi Kalimantan, Papua, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Berikut rincian biaya jasanya:

1. Zona 1: Biaya jasa batas bawah sebesar Rp 1.850 per km dan tarif batas atas sebesar Rp 2.300 per km. Sementara itu biaya jasa minimal sebesar Rp 7 ribu – Rp 10 ribu.

2. Zona 2: Biaya jasa batas bawah sebesar Rp 2 ribu per km dan tarif batas atas sebesar Rp 2.500 per km. Sementara itu biaya jasa minimal sebesar Rp 8 ribu – Rp 10 ribu.

3. Zona 3: Biaya jasa batas bawah sebesar Rp 2.100 per km dan tarif batas atas sebesar Rp 2.600 per km. Sementara itu biaya jasa minimal sebesar Rp 7 ribu – Rp 10 ribu.

Dari tarif tersebut, biaya jasa minimal merupakan biaya jasa yang dibayarkan oleh penumpang untuk jarak tempuh paling jauh 4 kilometer (km). Adapun tarif yang berlaku itu bersifat nett atau bersih diterima pengemudi.

(han/jpc)

 

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.