Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Pertamina Terapkan Sensor Suhu di Mobil Tangki

0 87

PALU EKSPRES, JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga (PPN) melakukan inovasi berupa program digitalisasi mobil tangki melalui pengembangan teknologi Smart Mobil Tangki (SmartMT). Pengembangan ini terbukti membantu meningkatkan jaminan keamanan mobil tangki yang dioperasikan PPN dan mendapat pengakuan dari KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi).

“Seluruh tim PT Pertamina Patra Niaga terus-menerus menghasilkan inovasi agar pengiriman BBM yang dilakukan awak mobil tangki bisa aman, dan risiko kecelakaan bisa diperkecil,” kata Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Nina Sulistyowati di sela kunjungan tim KNKT di Plumpang, Rabu (13/3/2019).

Pengebangan SmartMT awalnya dilakukan PT Pertamina Patra Niaga (PPN) menyikapi insiden kebakaran mobil tangki yang sedang melakukan pengiriman BBM di wilayah Banyuwangi pada Mei 2017. Dari hasil paparan investigasi KNKT dari insiden di Banyuwangi, didapat kesimpulan bahwa panas berlebih di dalam tromol roda menimbulkan percikan api dan membakar seluruh mobil tangki.

Kini, KNKT bahkan telah menunjuk PPN sebagai pilot project untuk penggunaan sensor suhu pada tromol mobil tangki pengangkut bahan bakar minyak (BBM) dan bahan bakar khusus (BBK).

Pada 2018, inovasi SmartMT terbukti membantu meningkatkan jaminan keamanan mobil tangki yang dioperasikan PPN.

Nina menambahkan, adanya teknologi itu mendapat sambutan positif dari pengemudi mobil tangki karena sangat membantu tugas mereka. Selama ini, sebelum mereka berangkat untuk mendistribusikan BBM/BBK, para pengemudi mobil tangki terlebih dulu melakukan pengecekan suhu ban mobil tangki menggunakan thermometer gun. Dengan dipasangnya sensor suhu di masing-masing sumbu roda, pengemudi mobil tangki hanya perlu melihat indikator yang terpampang di dashboard mobil tangki.

“Informasi yang terlihat adalah indikator suhu ban di level merah, kuning, atau hijau. Apabila indikator suhu ban berwarna kuning, lampu tanda peringatan akan menyala di dashboard disertai bunyi beep,” jelasnya.

Dengan adanya indikator sensor suhu pada sumbu ban, pengelolaan kecelakaan yang tidak diharapkan bisa diantisipasi lebih dini. Lampu kuning atau merah yang menyala di dashboard menjadi pertanda bagi pengemudi mobil tangki untuk segera ke bengkel guna melakukan pengecekan ban. Sehingga potensi kecelakaan saat mobil tangki berada di jalan raya bisa diminimalkan, bahkan dapat dicegah lebih dini.

Keberhasilan penerapan sensor suhu pada sumbu roda mobil tangki mendorong Giyarto dan tim yang terdiri atas Asrul Rizal, Aditya Munggaran, Haryanto, Hari Dharmawan, Bayu Riyadi, dan Wahyu untuk melakukan digitalisasi sistem penanggulangan kecelakaan pada mobil tangki. Berbagai inovasi pengembangan teknologi dirancang demi mendukung pencapaian zero accident dalam kegiatan operasi PPN dan menekan kerugian finansial bagi perusahaan yang diakibatkan oleh insiden kecelakaan mobil tangki.

Setidaknya ada 16 fitur dalam digitalisasi informasi mobil tangki, salah satunya berfungsi untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas, memonitor kondisi fisik pengemudi, memonitor losses produk yang diangkut, melacak posisi mobil tangki, memeriksa kesesuaian pengemudi dengan mobil tangki yang dikendarai, dan lain-lain.

(tri/jpc)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.