Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Penyidik Cari Perusahaan yang Pulihkan Data Ponsel Jung Joon Young

0 66

PALU EKSPRES- Polisi Metro Seoul mengirim 10 orang penyidik untuk mencari dan menyita perusahaan digital forensik di kawasan Distirk Gangnam, Seoul, Rabu (13/3/2019). Hal tersebut dilakukan untuk menemukan data asli dari percakapan KakaoTalk dan bukti lainnya dari ponsel yang memuat grup chat Jung Joon Young dan Seungri Bigbang.

Melansir Soompi, kepolisian menilai bahwa percakapan KakaoTalk dalam grup chat yang menjadi kontroversi itu pulih dari telepon Jung Joon Young yang diperbaiki melalui proses digital forensik di perusahaan tersebut.

Diketahui, pada tahun 2016, Jung Joon Young dituduh mantan kekasihnya merekam video saat mereka berhubungan seksual. Polisi memintanya untuk menyerahkan ponselnya itu untuk penyelidikan. Namun ia tidak mengaktifkan ponselnya dan menjelaskan bahwa ponselnya itu rusak dan ditinggalkan di layanan digital forensik untuk memulihkan data-datanya.

Digital forensik sendiri mengacu pada proses menganalisis dan memulihkan data yang disimpan dalam perangkat digital seperti komputer atau telepon selular untuk keperluan investigasi.

Rekaman kamera tersembunyi Jung Joon Young yang berasal dari grup chat di ponselnya menjadi kasus setelah dugaan adanya layanan pendamping seksual Seungri Bigbang mencuat. Polisi pun mulai menyelidikinya dan telah menandai dan memperlakukan Jung Joon Young sebagai tersangka.

Polisi telah menerima dan menganalisis data percakapan di grup chat tersebut dari file Excel di drive USB. Polisi juga telah meminta Komisi Anti-Korupsi dan Hak Sipili untuk bekerja sama mengenai data tersebut setelah diberitahu bahwa pelapor mengirimkan data itu ke lembaga tersebut.

Adapun Jung Joon Young dan Seungri Bigbang akan menghadiri investigasi polisi atas kasus yang menjerat mereka pada Kamis (14/3/2019).Pemeriksaan mereka berkaitan karena percakapannya dilakukan dalam grup chat yang sama.

Keberadaan grup chat yang membagikan video dari kamera tersembunyi pertama kali terungkap pada Senin (11/3/2019) dari laporan eksklusif SBS funE. Lebih lanjut SBS pun mengungkapkan grup chat yang salah satu anggotanya adalah Seungri Bigbang itu mendapat kiriman 10 video dan foto yang diambil secara ilegal. Kiriman tersebut dilakukan oleh penyanyi Jung Joon Young.

Adapun grup chat tersebut dikabarkan memiliki 8 orang member termasuk didalamnya Seungri Bigbang, Jung Joon Young, dua penyanyi pria lain, dan beberapa orang lainnya. Dalam grup chat itu pula, kasus Seungri Bigbang yang meminta layanan pendamping seksual untuk klien bisnisnya terjadi.

(jpc)

 

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.